Main Area

pesparawi xiii
robby omaleng
robby omaleng
robby omaleng
robby omaleng

Main

Tukang Ojek Akui Sehari Sangat Susah Mendapatkan Rp50 Ribu

 

Timika, TabukaNews.com - Wabah Covid-19 tidak hanya mengancam kesehatan, tapi juga menghantam sendi-sendi ekonomi sehingga menjadi pukulan telak bagi masyarakat pada umumnya, terlebih khusus bagi para pencari nafkah harian.

Misalnya tukang ojek, meskipun waswas takut terjangkit virus corona, mereka nekat beroperasi degan pendapatan minim alias menurun drastis, hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Latiah salah seorang tukang ojek yang sehari-hari beroperasi di dalam kota Timika,  mengakui akibat dampak dari covid-19 serta berlakunya pembatasan aktifitas masyarakat, maka pendapatan dari ngojek pun menurun drastis.

"Jauh sekali dibandingkan dengan sebelum-sebelumnya yang mana kita bisa dapatkan sehari Rp200 ribu, tapi saat ini saja sangat sulit kita mau dapatkan Rp50 ribu," ungkapnya.

 

Dirinya juga mengakui sejak adanya bantuan dari pemerintah daerah bagi masyarakat, hingga saat ini belum pernah memperoleh, "Belum pernah dapat," ucap Latiah.

Hal senada juga diutarakan rekan satu pangkalan ojek yang sehari-hari dipanggil bapak Ical, bahwa untuk saat-saat ini jika dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya sangat berbedah jauh.

"Sekarang saja untuk dapatkan satu penumpang sulit dan kita harus putar-putar kota dua sampai tiga kali baru bisa dapatkan penumpang. Kalau sebelumnya itukan kita tidak susah dapat penumpang karena aktifitas masyarakat berjalan terus," ungkapnya.

 

Dirinya juga mengakui ngojek disaat-saat ini hanya untuk bisa mencari uang makan dan uang bensin. "Kalau dapat Rp50 ribu saja kita sudah senang, karena kita bagi dua untuk uang makan dan uang bensin," ucap bapak Ical.

Sementara ditempat lain,seorang tukang ojek bernama Iwan yang keseharian mencari penumpang diwilayah Kuala Kencana juga mengalami hal yang serupa, yakni kesulitan memperoleh pemasukan dari ngojek.

Walaupun dirinya tidak menyebutkan berapa pemasukan hasil ngojek saat ini bila dibandingkan dengan hari-hari sebelum adanya covid-19 serta berlakunya pembatasan aktifitas masyarakat.

"Sebelumnya itukan penghasilan normal-normal saja, tapi saat ini penghasilan menurun sehingga kebutuhan dalam rumah juga berkurang," ungkapnya.

 

Iwan sangat berharap badai ini cepat usai sehingga seluruh masyarakat bisa beraktifitas seperti dulu lagi. "Saya pikir ini semua yang kita harapkan," harapnya.(Tim)

2021 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika