Main Area

pesparawi xiii
robby omaleng
robby omaleng
robby omaleng
robby omaleng

Main

Pembuatan SKCK Kini Dialihkan ke Polres Mimika Mile 32


Timika, Tabukanews.com, Harapan warga Mimika untuk mempermudah pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) kini sirna sudah. Pelayanan pembuatan SKCK yang selama beberapa tahun ini dilaksanakan di kantor pelayanan Polres Mimika yang berada di tengah kota sangat menguntungkan masyarakat karena lokasinya sangat mudah diakses.
Namun kini setelah resmi dikembalikan ke Polres Mimika yang berada di Mile 32, membuat beberapa warga Timika merasa kecewa.
Anton Kuncoro (25) yang sehari-hari bekerja serabutan kepada media ini mengakui bahwa dirinya sempat mengurus SKCK di kantor pelayanan Polres Mimika.
"Kita tidak rugi mas untuk masalah ongkos karena dekat dalam kota. Kalau dipindahkan ke 32, orang-orang yang mau urus surat-surat bisa repot. Bukan hanya masalah ongkos, tapi waktu juga. Kan tidak mungkin kita urus sehari langsung jadi. Biasanya ada saja yang tidak lengkap," katanya.
Senada dengan itu, Mizwar Ramadhan (28). Ia mengakui bahwa kebijakan tersebut memang tidak bisa diintervensi, namun harusnya melihat kepada sisi masyarakatnya juga.
"Kasian kita kalau mau naik ke 32 urus surat-surat pakai ojek. Untung kalau sehari saja langsung beres. Kalau tidak, bisa habis ongkos hingga ratusan ribu hanya untuk ongkos ojek," paparnya.
Menyikapi hal itu, Kasat Intel Polres Mimika, AKP Sudirman saat ditemui awak media di Hotel Serayu, Kamis (7/1) menjelaskan, bahwa setelah melakukan pertimbangan, akhirnya pelayanan pembuatan SKCK dan beberapa pelayanan lainnya dipindahkan ke Polres Mimika yang ada di Mile 32.
"Jadi kita sudah resmi pindah per tanggal 5 Januari kemarin ke kantor baru. Kantor pelayanan terpadu ini akan digunakan untuk pembuatan SKCK, bebas narkoba dan sidik jari," tuturnya.
Namun karena masih dalam masa pandemi Covid-19, pelayanan sidik jari untuk sementara ditiadakan dulu. Gedung yang representatif tersebut merupakan hibah dari Pemda Mimika kepada Polres Mimika.
"Sebenarnya pertimbangan kita pindah ke 32 karena kondisi parkir yang ada di kantor pelayanan yang sudah tidak memungkinkan dan sangat terbatas. Apalagi kalau kita apel pagi, kendaraan bisa menutup sebagian jalan dan mengganggu arus lalu lintas," katanya.
Dijelaskan, pada hari pertama pihaknya menggelar syukuran kecil-kecilan dam menyerahkan potongan tumpeng pertama kepada warga yang datang pertama kali untuk membuat SKCK.
"Potongan tumpeng diserahkan Kapolres kepada orang pertama yang dilayani dan biaya PNBP sebesar Rp. 30 ribu saya gratiskan juga," ungkapnya.
Untuk mempermudah masyarakat dalam pengurusan surat-surat, pihaknya mengupayakan pengadaan mesin fotocopy, sehingga warga yang datang tidak perlu repot lagi untuk bolak-balik mengurus dokumen yang diperlukan.
"Untuk PNBP sampai sekarang masih Rp. 30 ribu. Semoga kedepannya semua bisa berjalan dengan lancar," imbuhnya. (Evan)

2021 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika