Main Area

pesparawi xiii
robby omaleng
robby omaleng
robby omaleng
robby omaleng

Main

Kali Ini Pemda Tidak Main Main, Aktifitas Warga akan di Perketat Selama Tiga Hari

 

Timika,TabukaNews.com – Guna menekan penyebaran Virus covid-19 dengan membatasi ruang gerak atau aktifitas masyarakat di luar rumah. Maka pemerintha daerah kabupaten mimika akan memperketat aktifitas warga secara ketat selama tiga hari yakni 18-21 mei 2020. 

Karena dengan semakin merbaknya wabah virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Mimika tentunya sangat membuat masyarakat resah, pencegahan demi pencegahan terus di lakukan oleh Pemda Mimika dan TNI-Polri guna untuk menekan tinggi angka penyebaran Virus Corona (Covid)19 di Kabupaten Mimika.

Maka, Kamis (14/5/20) digelar Rapat koordinasi yang dilakukanm di salah satu Hotel di Timika ini di pimpin langsung Wakil Bupati Mimika dihadiri Bupati Mimika Eltinus Omaleng bersama Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata, S.IK dan Dandim 1710 Mimika Letkol Inf Pio L Nainggolan.

Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob dalam rapat menyampaikan tentang tujuan dan maksud dilaksanakannya penutupan akses jalan secara menyeluruh guna menekan penyebaran Virus Corona yang semakin meningkat sesuai laporan dari Pihak Kesehatan.

 “Sejauh ini kita sudah membahas terkait arus masuk dan keluar dari kota Timika, untuk itu perlu juga kita bahas terkait arus masyarakat dalam kota. Batas jam yang ditentukan itu perlu juga kita perhatikan jam kerjanya karyawan di Kuala Kencana dan Bank bank karena yang jelas mereka tidak bisa bekerja hingga pukul 14.00.WIT,”jelasnya.

Wabup menjelaskan, bahwa di dalam kota Timika sendiri sudah banyak wilayah yang masuk dalam zona merah, yang perlu kita pertahankan sekarang adalah zona hijau, untuk itu kita perlu ada kesepakatan terkait apa yang akan kita lakukan.

“Saya berharap mulai tanggal 18 hingga 20 Mei 2020  mendatang, kita sudah harus action dan menindak tegas semua masyarakat yang melanggar himbauan pemerintah dan tanggal 21 Mei kita akan melakukan evaluasi,”tegas Wabup.

Karena itu, untuk pemberlakuan ketegasan tersebut, kata Wabup kita perlu lakukan sosialisasi keapda masyarakat terkait rencana tersebut. Dan semua semua kegiatan yang menimbulkan kerumunan seperti pasar, bank dan lain sebagainya juga perlu kita perhatikan bagaimana mekanisme.

“Perlu juga kita perhatikan, adalah toko-toko miras yang masih beroperasi. Betul bahwa terlihat ditutup akan tetapi mereka selalu main melalui pintu belakang,”katanya

Wakil Bupati mewakili pemerintah memberikan apresiasi kepada TNI dan Polri sudah mulai melaksanakan tugasnya dengan baik.

Kapolres Mimika ikut membenarkan apa yang di katakan Wakil Bupati Mimika yang mana sesuai instruksi Gubernur Papua ada beberapa Daerah yang harus di batasi aktifitasnya hingga pukul 14.00, di atas waktu yang sudah di tentukan tidak di bolehkan lagi melakukan aktfitas di luar rumah.

“Kita harus sepakat sesuai dengan instruksi gubernur, kapolda maupun pangdam jadi jam 2 ke atas tidak ada kegiatan dan yang boleh melakukan kegiatan hanya kesehatan, logistik maupun keamanan” Ujar Kapolres

Kapolres menambahkan agar langkah – langkah teknisnya belajar dari pengalaman yang telah dilakukan kemarin agar jadi landasan untuk mengkaji agar bagaimana masyarakat bisa tertib, Kapolres juga meminta agar semua instansi terkait bekerja sama sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing.

Sementara itu Dandim 1710 Mimika Letkol Inf Pio L. Nainggolan mengatakan semua gang atau lorong di  kompleks harus dibuatkan portal serta disediakan semua kebutuhan dan semua masyarakat yang hendak keluar masuk harus mengikuti protokol kesehatan.

“agar masyarakat juga dapat memberikan dukungan moril kepada masyarakat yang terkena Covid-19.” Ujarnya.

Menyikapi masalah kebutuhan warga Lefinus Siahaya dari BAdan Penangulangan Bencana Daerah Kabupaten Mimika, mengatakan  pasien yang terpapar Covid-19 ini sudah disalurkan sembako langsung kepada mereka sehingga mereka tidak boleh keluar dari rumah untuk bepergian.

“Kita juga harus tau porsi bahwa untuk menindak masyarakat yang melanggar itu tugasnya keamanan dan menindak toko-toko yang masih buka itu tugasnya Satpol PP. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi gesekan di lapangan.” Jelasnya.  (tim)

2021 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika