Main Area

pesparawi xiii
Klemen Tinal, Wakil Gubernur Propinsi Papua

Main

Gasak 13 Unit SPM, Dua Recidivis Curanmor Dibekuk Polisi

Timika, TabukaNews.com - Dua residivis pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berinisial YT dan LW dibekuk Satrekrim Polres Mimika belum lama ini. Aksi dua recidivis ini cukup meresahkan warga Mimika karena menggasak 13 unit sepeda motor berbagai jenis di lima lokasi yang berbeda.

Adapun lima lokasi yang menjadi target kedua recidivis ini adalah wilayah SP5, SP3, SP2 dan Gorong-gorong.

" Jadi modus operandi mereka dengan cara mengambil sepeda motor yang terparkir dirumah tanpa dikunci stir. Setelah itu mereka dorong dan kemudian memotong kunci kabel kontak untuk menghidupkan motor,"terang Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gde Era Adhinata dengan didampingi Kasat Narkoba, AKP Mansur dan Kasat Reskrim, AKP Hermanto saat press release di Kantor Sentra Pelayanan Polres Mimika, Rabu (2/9).

Dengan tertangkapnya kedua recidivis curanmor ini, Kapolres menghimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati serta harus melakukan pengamanan yang lebih baik dan aman pada kendaraan sepeda motor.

Ditambahkan Kasat Reskrim, AKP Hermanto , bahwa selain dua recidivis curanmor yang sudah diamankan, kini pihaknya sedang mengejar dua DPO lainnya.

"Pelaku utamanya adalah YT. Jadi dari hasil keterangan tersangka BB yang dicuri itu dijual dengan harga Rp2 hingga 3 juta,"ujarnya.

Selain dua tersangka curanmor yang dihadirkan dalam press release tersebut, terlihat juga tiga tersangka  AG,BG dan DB turut dihadirkan karena terlibat kasus pencurian.

Selain ketiga tersangka tersebut, BB yang turut dihadirkan berupa 1 unit HP Vivo, 1 unit linggis ,1 unit SPM dan 3 unit alat musik keyboard.

Untuk tersangka AG yang merupakan spesialis pencuri alat-alat musik Gereja merupakan pengembangan dari kasus sebelumnya, yang mana para pelaku lainnya sudah diamankan.

"Jadi ada empat TKP yang mereka lakukan pencurian alat-alat musik,diantaranya TKP pertama di Gereja Maranata SP3, TKP kedua di Gereja Filadorosa Jalan Budi Utomo,dan TKP ketiga di Gereja Iren Jalan poros SP5 dan Jalan Samturangi," terang Kapolres.

Menurut Kapolres, tersangka melakukan pencurian alat-alat musik di tempat-tempat ibadah ketika mengambil kesempatan dalam situasi Covid.

"Modusnya mereka itu melakukan pada malam hari dengan menggunakan linggis untuk mencungkil masuk dan mengambil barang. Setelah mengambil mereka menjualnya seharga Rp5 juta persatu unit keyboard," ungkap Era.(Tim)

2021 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika