Main Area

pesparawi xiii
Klemen Tinal, Wakil Gubernur Propinsi Papua

Main

Balai Kasuari Siap Membantu Petani dalam Kebutuhan Pupuk Kompos

Timika,TabukaNews.com - Salah satu program Binmas Noken yang lagi dikembangkan saat ini di Timika adalah program Kasuari (Kesejahteraan Untuk Anak Negeri). Dimana dengan program ini akan membantu para petani mendapatkan pupuk kompos dengan mudah.

Oleh karena itu dibangunlah Balai Kasuari, di Kamping Mulia Kencana (SP7), Jumat (11/6). Program Kasuari ini merupakan gagasan dari Wakapolda Papua,Brigjen Pol Dr Eko Rudi Sudarto,S.IK,M.Si.

"Saya dalam beberapa kali kesempatan menyampaikan bahwa Binmas Noken akan mendapatkan porsi lebih selama saya menjabat Wakapolda," katanya.

Selain program Kasuari,kata Wakapolda ada program lainnya yang akan dilaksanakan,yakni program Pemuda-pemudi Cendekia (Papeda), program Milenial Torang Maju (Matoa), program Torang Insan Faham Adat (Tifa) dan program Komunikasi Tokoh Elit Kamtibmas (Koteka).

"Ini akan dilaksanakan seluruh Polres dijajaran Polda Papua. Seperti dalam bahasa Polri itu kita mengemban fungsi pendekatan kepolisian dengan cara humanis, sehingga esensi ini mendukung adanya program-program pemerintahan," jelasnya.

Disampaikannya bahwa kegiatan yang sudah dilaksanakan berdasarkan Inpres nomor 9 tahun 2020,yang mana dalam Inpres Kapolri itu untuk melakukan tugas-tugas membantu pembangunan kesejahteraan di Papua dan Papua Barat.

"Sehingga program-program kita ini seperti Kasuari, Matoa, Papeda, Koteka dan Tifa itu adalah untuk mengangkat kearifan lokal. Dan ini kita akan terus gemahkan supaya negara tahu bahwa kita juga berbuat untuk pembangunan dan kesejahteraan. Namun yang paling esensi itu adalah kolaborasi antar lembaga negara," ungkapnya.

Menanggapi program tersebut, Wakil Bupati Mimika,Johannes Rettob memberikan apresiasi kepada pihak kepolisian yang mempunyai inovasi dalam membantu masyarakat.

"Saya sampaikan terimakasih kepada Polda Papua dan Polres Mimika agar sinergitas ini jalan terus. Dan terima kasih juga sudah memberikan bantuan buat masyarakat serta memberikan pelatihan langsung kepada masyarakat selama ini," ucapnya.

Menurut Wabup Johannes bahwa Pemerintah Daerah melalui Dinas Pertanian selama ini sudah memperhatikan secara baik yang dilakukan oleh petani, sehingga ada pembentukan kelompok-kelompok tani. Dan kelompok-kelompok tani ini bersinergi dengan binmas noken.

"Pemerintah juga memang memperhatikan, namun mungkin belum bisa memadai untuk seluruhnya. Sehingga dengan sinergisitas dengan Polda,apalagi dengan adanya pupuk kandang ini yang akan diolah masyarakat ini bisa menjadi pilot project," ungkap Wabup Jhon Rettob.

Dengan adanya Balai Kasuari yang akan mengelolah pupuk kompos, Wabup berharap masyarakat khususnya petani tidak bergantung lagi pada pupuk kimia

"Jadi apa yang sudah dibuat Binmas Noken hari ini, kita berharap sinergitas antara pemerintah dengan kepolisian maupun stakeholder lainnya terus berjalan," harapnya.

Hal yang sama juga disampaikan Kapolres Mimika,AKBP I Gusti Gde Era Adhinata, mengatakan bahwa Balai Kasuari yang ada di SP7 ini sesuai program Binmas untuk anak negeri. Oleh karena itu mari sama-sama bergandeng tangan untuk mencapai cita-cita. 

"Disini akan buat balai pertanian, dan disini juga akan dibuat pupuk kompos. Ini akan dikelola langsung oleh petani SP7. Kita harapkan disini berhasil sehingga bisa diterapkan lagi ke tempat-tempat lain," ungkapnya.

Untuk diketahui disela-sela kegiatan Wakapolda Papua bersama Wakil Bupati Mimika mencoba melakukan penggilingan padi dengan mesin giling yang sudah disiapkan oleh kelompok tani.(tim)

2021 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika