Main Area

Main

Yusril, Keputusan KPUD Mimika Fatal

TIMIKA, TABUKANews.com - Pakar hukum Tata Negara,  Yusril Izha Mahendra menilai langkah KPUD Mimika memperbolehkan kandidat yang tidak memenuhi persyaratan untuk tetap mendaftar sebagai sesuatu yang fatal. Sebab sesuai aturan,  semestinya enam calon independen yang tidak memenuhi syarat minimum suara tidak bisa ikut proses selanjutnya. 

Selain mengkritisi kinerja KPU Mimika,  Yusril juga menilai pencalonan kembali Abdul Muis sebagai wakil bupati jelas melangkahi aturan. 

"Aturannya jelas,  tidak memenuhi syarat yah tidak bisa mendaftar. KPU semestinya sudah mengetahui hal ini," kata Yusril Ihza Mahendra kepada wartawan,Senin (22/1).

Yusril menegaskan,  sesuai materi perkara yang dipelajarinya,  ternyata jumlah KTP tertinggi dari enam kandidat hanya 18.000. Secara hukum,  otomatis digugurkan serta tidak bisa mengikuti tahapan selanjutnya. 

"Sama saja seperti dukungan partai politik. Kalau hanya enam kursi dari tuntutan tujuh kursi berarti calon yang bersangkutan tidak bisa ikut tahapan selanjutnya. Begitupula calon independen,  wajib memenuhi persyaratan jumlah dukungan suara,  kurang dari itu tidak bisa," ujarnya.

Yusril juga mengkritisi kebijakan KPU Mimika yang masih meloloskan pasangan Abdul Muis mendampingi Hans Magal. Sebab,  dalam aturan jelas seorang bupati tidak bisa dicalonkan kembali sebagai wakil bupati di daerah pemilihan yang sama. 

"Secara hukum tata negara pak Abdul Muis sudah pernah dilantik sebagai bupati,  statusnya bukan plt atau pjs. Karena dia dilantik oleh gubernur dalam sidang paripurna DPRD. Kalau plt atau pjs itu ditentukan gubernur,  tapi pak Abdul Muis yah satu paket dengan pak Klemen Tinal," ungkapnya. 

Terkait hal itu Yuzril mengusulkan KPU Mimika untuk mengevalusi kembali apa yang sudah dilakukannya. 

"Mau ditetapkan pun percuma,  karena pasti gugur demi hukum, " tegasnya.(Tim)

2018 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika