Main Area

pesparawi xiii

Main

Yahamak Soroti Perekrutan Naker Non Papua

Wakil Direktur Yayasan Hak Asasi Manusia Anti Kekerasan (Yahamak) Arnold Ronsumbre / Foto: Ricky Tabukanews.com

Timika, Tabukanews.com - Wakil Direktur Yayasan Hak Asasi Manusia Anti Kekerasan (Yahamak) Arnold Ronsumbre menyoroti perekrutan tenaga kerja oleh sub kontraktor PT Freeport Indonesia yang didominasi oleh masyarakat non Papua.

"Kami dari Yahamak menghimbau kepada seluruh kontraktor di wilayah PT Freeport apabila merekrut pekerja agar ikuti prosedur yang berlaku dengan melaporkan jumlah tenaga kerja secara lengkap kepada Disnaker," kata Arnold saat ditemui di kantor Yahamak, Rabu (17/10).

Ia mengungkapkan, hal perekrutan karyawan non Papua menjadi perhatian serius oleh kontraktor PT Freeport Indonesia dan pihak Disnaker agar memprioritaskan perekrutan pekerja baru yang merupakan masyarakat Papua. Pasalnya banyak masyarakat Papua yang belum mendapatkan pekerjaan.

"Perlu perhatian dari kontraktor PT.FI dan Disnaker untuk memprioritaskan perekrutan pekerja baru kepada Orang Asli Papua. Karena banyak masyarakat Papua yang belum memiliki pekerjaan," ungkapnya.

Ia menjelaskan, membengkaknya angka tenaga kerja di Mimika yang bekerja di PT Freeport Indonesia sangat berpengaruh pada jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT). Hal tersebut merupakan suatu persoalan yang harus diantisipasi akibat membengkaknya tenaga kerja yang direkrut dari luar Timika.

"Meningkatnya jumlah tenaga kerja yang dipekerjakan oleh para kontraktor Freeport dapat berpengaruh pada jumlah DPT menjelang tahun pemilu 2019 baik Pemilihan Legislatif maupun Pemilihan Presiden tahun 2019 karena dengan bertambahnya jumlah pekerja di wilayah PT," jelasnya. (Rfl)

2020 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika