Main Area

pesparawi xiii
robby omaleng
robby omaleng
robby omaleng
robby omaleng

Main

Warga RT 11 Keluhkan Jalan Gang Komodo dan Sentani Rusak Parah “Jangan pilih kasih”

Timika,TabukaNews.com - Warga masyarakat yang bermukim di RT 11, Kelurahan Kwamki, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika meminta kepada pemerintah daerah untuk memperhatikan Jalan gang Komodo dan gang sentani yang sudah rusak parah dan kurang mendapat perhatian.

Hal itu dikeluhkan Ketua RT 11, Kelurahan Kwamki, Distrik Mimika Baru. Noach Kafiar mewakili warganya saat tatap muka dalam kegiatan Reses ke II anggota DPRD Mimika, Daerah Pemilihan I. Partai Golongan Karya (Golkar) Rizal Pata’dan,ST   di Gang Komodo, Kelurahan Kwamki belum lama ini. 

Noach Kafiar mengatakan kondisi Jalan yang ada di Gang Komodo sudah cukup lama dalam kondisi rusak parah  dan sangat mengganggu aktifitas warga, karena itu mohon agar program pengaspalan segera direalisasikan oleh pemerintah daerah.

“Kalau tahun ini belum bisa diaspal, kami warga disini meminta agar tahun anggaran 2021 kiranya pemerintah sudah bisa terjawab. Gang Komodo ini salah satu gang yang belum tersentuh sampai saat ini walaupun sudah cukup lama dibanding Gang atau lorong lain di Timika sudah diaspal dan ditailing. Mohon ini anggota DPRD dari Dapil I bisa memperjuangkan hal ini,” tegas Noach.

Selain permintaan warga RT 11 Kelurahan Kwamki agar jalan di gang Komodo dan Gang Sentani di aspal, mereka juga mengeluhkan persoalan sampah dan lampu penerangan jalan.

“selain jalan juga persoalan sampah, warga yang tinggal di RT 11 Kelurahan Kwamki selama ini kesulitan untuk membuang sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang berlokasi persis di Jalan masuk lorong Komodo.” Ujarnya.

Lanjut dia, “Saya sudah cape menegur warga karena membuang sampah dan menumpuk di depan lorong, ini jelas sangat mengganggu kelancaran arus kendaraan dan keindahan kota. Kami berharap agar gerobak sampah dari Dinas Lingkungan Hidup bisa ditambah, sebab selama ini mereka kewalahan untuk menampung sampah dari rumah rumah warga,”keluhnya.

Sementara warga Gang Sentani Markus Halik dihadapan anggota DPRD Mimika Rizal Pata’dan mengaku kecewa dengan janji janji dari pemerintah yang akan mengaspal jalan di Gang Sentani yang ada di RT 11 Kelurahan Kwamki, namun sampai saat ini belum juga terealisasi.

Berharap kepada pemerintah tidak lagi memberi janji janji manis kepada warga, padahal jumlah rumah yang ada di Gang Sentani itu berjumlah 30 lebih namun belum di aspal. Sementara ada gang lainnya yang jumlah rumahnya hanya 10 rumah sudah diaspal atau ditailing. 

“Mohon jangan ada pilih kasih, tolong DPRD Mimika memperjuangkan dan mendorong agar program aspal bisa segera dilakukan di gang Sentani,” pinta opa wakum ketua Rt 11

 

Warga RT 11 lainnya, Ny Merry Madonna mendesak Dinas Pekerjaan Umum untuk memprioritaskan pembangunan Jalan di Gang Komodo dan Gang Sentani agar aktifitas warga yang tinggal di RT 11 bisa berjalan lancar.

“Kami mohon agar jalan di dua gang yang ada di RT 11 Kelurahan Kwamki bisa segera dibangun. Jangan lagi tahun depan, kalau bisa tahun ini sudah bisa selesai,”desak Merry.

Menanggapi berbagai masukan dan usulan dari warga RT 11, anggota DPRD Mimika Rizal Pata’dan,ST mengakui apa yang menjadi keluhan dan aspirasi warga akan diperjuangakn dan akan dikoordinasikan dengan Dinas Teknis.

“Soal Jalan di dua gang yang ada di RT 11 ini aka menjadi atensi dan perhatian saya dan akan mendorong program ini menjadi program prioritas. Saya pastikan bahwa tahun ini, Jalan di Gang Komodo ini akan diaspal. Dan secara bertahap jalan Gang Sentani juga akan dikerjakan, terkait hal ini mohon warga bersabar dan berikan saya kesempatan untuk perjuangkan hal ini kepada pemerintah,” janji Rizal Pata’dan dihadapan warga RT 11.

Begitu juga persoalan sampah, akan segera berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan Dinas Lingkungan Hidup yang bertanggungjawab soal penanganan sampah.

Menurutnya, program pemerintah mengatasi soal sampah sudah sangat baik dengan adanya bantuan Gerobak Sampah kepada setiap kelurahan dengan tujuan untuk bisa membantu warga di Kelurahan kelurahan. 

“Kalaupun masih terbatas, nanti coba saya berkoordinasi dengan OPD teknis agar armada gerobak sampah bisa ditambah dan dianggarkan. Namun untuk inisiatif warga untuk menangani sampah adalah membuat tong tong sampah dari drum di beberapa titik untuk kemudian diangkut oleh petugas,”ujar Rizal. 

Dirinya mengaku sudah berkoordinasi dengan Ketua RT untuk mencoba secara mandiri menyiapkan tong tong sampah di setiap depan rumah warga agar menghindari penumpukan sampah di depan Lorong.

“Warga juga harus bisa punya kreatifitas untuk mencari solusi soal sampah dengan menyediakan tong tong sampah dari drum. Langkah awal saya juga akan membantu drum untuk membuat tong tong sampah bagi warga di RT 11 ini, katanya. (tim)

2021 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika