Main Area

Main

Warga Kampung Mandiri Jaya Dapat Bantuan Alat Pertanian

 Warga Kampung Mandiri Jaya mendapatkan penyuluhan Pertanian/Foto : Tim

 

Timika, Tabukanews.com - TNI Manunggal Membangun Daerah (TMMD) ke-105 Kodim 1710/Mimika yang dilaksanakan di kampung Mandiri Jaya tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan infrastruktur desa namun juga memberikan motivasi kepada masyarakatnya dalam berbagai hal.

Kali ini Satgas TMMD bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Mimika, dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mimika untuk memberikan penyuluhan sebagai upaya memaju warga agar bisa memanfaatkan lahan yang ada untuk bercocok tanam yang didukung dengan pemberian bibit, pupuk serta alat-alat pertanian.

Adapun bantuan yang diberikan oleh Dinas Lingkungan Hidup berupa pupuk organik dan anorganik sebanyak 20 karung dan juga bibit pohon sebanyak 500 bibit pohon Matoa dan 500 bibit pohon Linggua, sementwrw itu Dinas Pertanian memberikan bantuan berupa bibit tanaman pertanian dan alat-alat pertanian seperti sekop, parang alat semprot serta obat-obatan tanaman.

Bantuan-bantuan tersebut nantinya akan diserahkan kepada warga untuk memajukan pertanian warga mengingat sebagian besar berprofesi sebagai petani.

Sedangkan bibit pohon nantinya akan ditanami di sekitaran kampung untuk membuat kondisi kampung semakin teduh selain itu pohon Linggua pun bisa dimanfaatkan sebagai kayu industri jika sudah berdiameter besar untuk kesejahteraan masyarakat.

 Warga pun akan diberikan pengetahuan untuk memanfaatkan pupuk, bibit tanaman serta alat pertanian yang diberikan melalui penyuluhan dalam sasaran non fisik TMMD ke-105.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Perkebunan Distanbun Kabupaten Mimika Yohana Paliling mengatakan, kehadiran pihak Distanbun di Kampung Mandiri Jaya untuk memberikan motivasi bagaimana memanfaatkan lahan yang ada untuk bercocok taman, sehingga berguna bagi masyarakat.

"Dari kita ada yang memberikan motivasi dan penyuluhan," kata Yohana Paliling usai mengadakan penyuluhan di kampung Mandiri Jaya, Selasa (16/7).

Sementara itu salah saru warga Pinus Weya, ketika ditemui mengatakan, masyarakat telah mengetahui cara bercocok tanam sudah dari dulu, namun cara bercocok tanam tersebut merupakan metode lama, sehingga penyuluhan yang diikuti oleh masyarakat kita bisa diterapkan baik berupa cara pemupukan maupun yang akan ditanam.

"Penyuluhan ini sangat membantu kami. Kami memang sudah tahu cara bertanya cuma ada hal-hal badubyanf kami dapat, supaya kedepan kami bisa praketkkan," ungkapnya. (Jrl).

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika