Main Area

bayar pajak daerah
pesparawi xiii kab mimika
PON XX Papua

Main

Warga Kampung Kadun Jaya Kilo 10 Minta Jalan Masuk Diaspal

Timika,TabukaNews.com


Warga Kampung Kadun Jaya Kilometer 10, Distrik Wania meminta agar jalan masuk perkampungan mereka segera di aspal. (Tailing). Hal ini mereka sampaikan saat mengikuti reses anggota DPRD Mimika, Marianus Tandiseno dan Mery Pongutan Dapil III dibalai Kampung Kadun Jaya, Rabu (17/11).

"Kami tidak minta banyak, yang kami minta jalan masuk dan didalamnya harus di tailing," ujar Saripudin Sekretaris Bamuskam mewakili warga.

Ia mengatakan dari janji-janji manis selalu mereka terima dari periode ke periode, namun sampai dengan saat ini  semua janji tidak pernah terealisasi.
"Kami warga juga mengungkapkan terimakasih selama ini karena sudah dijanji tapi sampai sekarang jalan tidak pernah diaspal," ujarnya.

Alfons Kawupuku selaku staf Distrik Mimika Timur juga mengatakan, bahwa selama ini pihaknya bersyukur selama masa pandemi Covid-19, Anggota DPRD Mimika Marianus Tandiseno telah membantu warga Kampung Kadun Jaya berupa sembako.
Selain itu ia meminta agar pemerintah daerah bisa mempermudah regulasi agar para pengusaha bisa dimudahkan dalam mengurus surat-surat perijinan perusahaan.

Ditempat yang sama, Widia selaku koordinator pramuria kepada anggota DPRD meminta hal serupa, agar jalan masuk perkampungan segera ditailing.

"Jangan melihat kita dari sebelah mata. Kami ini juga manusia sehingga kami minta pembuatan tailing jalan masuk dan semua jalan di dalam lokalisasi,"ujarnya.

Ia juga meminta agar tempat-tempat prostitusi terselubung diwilayah kota untuk segera ditertibkan, dan semua pelayanan pemuas birahi dipusatkan di lokalisasi resmi, yakni Kilo 10.

"Semua harus di kilo, tidak boleh layani tamu di hotel-hotel atau penginapan. Tolong satpol PP lakukan razia, saya juga berharap agar dinas terkait membuat pelatihan pelatihan khususnya buat kami pramuria di lokalisasi ini," katanya.

Menyikapi usulan tersebut, Anggota DPRD Mimika Mery Pongutan mengatakan bahwa kedepan sebagai wakil rakyat, pihaknya akan memperjuangkan apa yang menjadi keluhan warga di kampung Kadun Jaya.
"Untuk pelatihan pelatihan kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memperhatikan saudara saudara kita di kampung Kadun Jaya sehingga mereka tidak dipandang dengan sebelah mata,"ujarnya.
Sementara itu Marianus Tandiseno dalam reses mengatakan bahwa tujuan dari reses ini untuk mendengarkan apa yang dibutuhkan oleh warga di kampung Kadun Jaya.
"Saya tidak mau janji janji nanti kalau tidak terlaksana kan nanti di bilang tipu lagi. Jadi saya orangnya tidak mau banyak janji. Namun apa yang bisa kita bantu kita akan bantu," ungkapnya.
Ia mengatakan bahwa semua anak rantau di Timika semua bersaudara sehingga  anggota DPRD Kabupaten Mimika hadir untuk mendengarkan apa yang menjadi keluhan warga.

"Untuk aspirasi warga terkait dengan pengurusan izin pihak DPRD akan membantu selagi persyaratan lengkap. Kami tidak bisa bantu kalau surat surat tidak lengkap baruinta bantu ini tidak bisa. Kecuali kalau lengkap baru dipersulit kalaian bisaengadu kepada kami di DPRD. Jangan sampai tidak lengkap baru dipaksakan, kalau lengkap kita akan bantu," ujarnya.
Sementara itu terkait dengan informasi akan ditutupnya lokalisasi, Mery Pongutan menyampaikan, bahwa hal tersebut tidak  terjadi.
"Kalaupun ditutup, kami akan perjuangkan," tandasnya,"(**)

2021 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika