Main Area

keluarga besar johannes rettob
keluarga besar tabukanews

Main

Wabup Rettob : Level 3 PPKM, ASN Mimika Tidak Boleh Cuti Keluar Daerah

Timika, TabukaNews.com - Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dilarang untuk mengambil cuti ke luar daerah. Hal ini merupakan instruksi Kemendagri menerapkan PPKM level 3 kepada seluruh kabupaten dan kota, untuk mencegah lonjakan kasus Covid 19 di moment Natal dan Tahun Baru. Pemberlakuan pelarangan cuti ini berlaku mulai tanggal 24 Desember sampai 2 Januari 2022 mendatang.

Demikian diungkapkan Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob saat dijumpai wartawan pada Senin (29/11/2021) di Grand Tembaga Hotel.

Menurutnya, walaupun secara umum harus diakui jika di Timika sampai saat ini belum ada instruksi khusus dari bupati, namun dengan dikeluarkannya instruksi Mendagri ini, otomatis berlaku di seluruh kabupaten dan kota seluruh Indonesia.

Lagi katanya, guna mencegah penyebaran yang harus diperhatikan adalah membatasi kerumunan, acara-acara besar dan kegiatan open house di Natal dan Tahun Baru. Untuk pengawasan agar para pegawai tidak cuti, Wabup Rettob berharap agar kepala dinas, badan maupun kantor tidak memberikan rekomendasi kepada pegawai untuk cuti. Hal ini menjadi tugas dan tanggung jawab pimpinan OPD terhadap jajaran anak buahnya.

Namun demikian, pemerintah tidak melarang ASN dan para pegawai pemerintah lainnya untuk berlibur Natal dan Tahun Baru, karena sudah merupakan bagian dari Libur Nasional atau tanggal merah. Bepergian ke luar daerah hanya diberikan kepada pegawai pemerintah yang memiliki alasan kuat dan bukan sekedar untuk pergi liburan.

“Namun, larangan cuti ini tidak berlaku bagi pegawai yang harus ke luar daerah karena alasan tertentu, seperti sakit dan akan berobat, mengunjungi keluarga yang sakit, kedukaan keluarga serta keperluan mendesak lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, untuk sanksi yang akan diterima oleh pegawai yang tetap cuti di masa larangan ini, adalah bukan untuk pegawai yang bersangkutan melainkan kepada pimpinan OPD yang berwenang mengeluarkan cuti. 

“Siapa yang akan di-sanksi, ya pimpinan dong karena dia yang memberikan rekomendasi cuti. Pimpinan harus ketat laksanakan aturan ini dengan benar dan ketat, walaupun tidak ada sanksi yang dituangkan dalam aturan Kemendagri, namun ini merupakan pengamalan dari Panca Prasteya Korpri, yang kita rayakan hari ini. Mengingatkan akan segala tugas ASN untuk ikut aturan,” tandasnya. (Manu)

2022 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika