Main Area

Pelantikan dprd mimika

Main

Wabup Rettob Dengarkan Cerita Pengungsi Wamena, Pemkab Mimika Siap Fasilitasi

Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob,S.Sos,MM.  Senin (7/10)  menyempatkan diri berkunjung sambil mendengarkan kisah warga pengunsian pascah  kerusuhan yang terjadi  di Wamena dan Ilaga berjumlah 105 orang yang saat ini ditempatkan  di Posko Pengunsian Ikatan Keluarga Toraja,  Disamping Gerung Tongkonan. Jalan Sam Ratulangi/Foto : Tim Tabukanews.com

 

Timika, TabukaNews.Com -  Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob,S.Sos,MM.  Senin (7/10)  menyempatkan diri berkunjung sambil mendengarkan kisah warga pengunsian pascah  kerusuhan yang terjadi  di Wamena dan Ilaga berjumlah 105 orang yang saat ini ditempatkan  di Posko Pengunsian Ikatan Keluarga Toraja,  Disamping Gerung Tongkonan. Jalan Sam Ratulangi.

Banyak kisah yang disampaikan warga pengungsi salah satunya  guru honorer SMP YPK Wamena, Pola Fosa,  merasa trauma dengan kejadian yang terjadi pada tanggal 23 Oktober lalu, Pasalnya dirinya tidak menyangka akan terjadi peristiwa tersebut.

"Sebelum keamanan datang untuk evakuasi kita,kita sudah lari selamatkan diri di Pastoran. Karena keamanan saat itu fokus di Kantor Bupati,"ungkapnya.

Selama mereka berada di Pastoran, para pendemo itu berusaha untuk masuk, namun ada seorang Pastor yang berhasil mengahalaui mereka.

"Mereka tidak berani karena melihat Pastor saat itu memakai jubah dan mereka langsung lari," Ungkapnya.

Ketika bersama masyarakat lainnya berlarian untuk menyelamatkan diri di Pastoran terlihat warga berjatuhan hanya ingin menyelamatkan diri ketika Kantor Bupati terbakar.

"Kita masih trauma bahkan anak saya sampai pipis di celana karena ketakutan,"tuturnya.

Sementara Yotan salah satu warga pengunsian dari Ilaga,menuturkan dirinya masih trauma atas peristiwa yang terjadi di Ilaga.

"Semua barang-barang kita habis dibakar saat kita sudah mengunsi untuk selamat ka diri ke Timika,"tuturnya.

Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob,S.Sos,MM, seusai kunjungan kepada wartawan,  menyampaikan bahwa sebagai tuan rumah tentu sudah menjadi tanggungjawab bagaimana caranya menggerakkan seluruh elemen masyarakat untuk berikan bantuan untuk meringankan beban para pengungsi.

"Kita sudah ketahui kekurangan-kekurangan untuk diberikan bantuan. Jadi nanti bantuan diberikan kesemua pengunsian yang ada di Timika pada saat kunjungan yang mana sudah ditetapkan dalam agenda HUT Mimika ke 23," ungkap Wabup.

Menanggapi soal warga pengunsian yang berada di Posko pengunsian IKT yang ingin kembali ke kampung halaman, namun masih menunggu penerbangan, wabup akan berkoordinasi dengan pihak terkait dalam hal ini jalur udara dan laut.

"Sekarangkan lewat jalur udara dan semua masih berharap pada Hercules,dan itu yang bisa dikoordinasikan. Cuman Hercules yang bisa angkut ke Makasar itukan lewat Timika, jadi ada jatahnya Jayapura sekian,  jatahnya Timika sekian. untuk warga yang gunakan kapal itu kita akan koordinasikan dengan pihak Pelni,"ungkapnya.(Tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika