Main Area

pesparawi xiii

Main

Usul Inisiatif DPRD Garap Raperda Larangan Konflik

Ketua DPRD Mimika Elminus B Mom,SE / Foto : Dok Tabukanews.com

TIMIKA, TABUKANews.com - DPRD Mimika sedang mempersiapkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda)  tentang Larangan Konflik.  Langkah itu merupakan upaya DPRD Mimika untuk mencegah,  minimal dapat menyelesaikan konflik, pertikaian, perang atau apapun namanya yang kerap terjadi di Kabupaten Mimika.

"Kita akan buatkan Perda Larangan Konflik.  Itu kebijakan Pemerintah dan DPRD agar para pelaku diproses hukum.  Itu akan kami lakukan,  tidak boleh lagi ada pertikaian (perang) di Timika ," tegas Ketua DPRD Mimika, Elminus B Mom  SE kepada wartawan di Graha Eme Neme Yauware, Senin (19/3).

Menyikapi situasi Kwamki Narama yang sedang  dilanda  konflik antar kelompok warga menahun, Elminus  yakin masalah itu tetap bisa diselesaikan.  Caranya,  sebut  Elminus,  melalui penegakan hukum positif dibarengi koordinasi dan negosiasi kepada para pelaku konflik.

 "Saya yakin bisa selesai.  Saya juga sedang negosiasi tapi butuh waktu, karena ini manusia yang korban. Kalau langsung-langsung api itu tidak mungkin akan padam," kata Elminus.

Konflik kronis yang terjadi di Kwamki Narama telah memakan banyak korban, mulai dari yang luka akibat sejata tajam (sajam) hingga yang meninggal dunia.  Sektor pendidikan juga ikut jadi korban. Dengan alasan, kegiatan sekolah anak-anak di Kwamki Narama sempat terhenti.

Banyak pihak menilai, lemahnya penegakan hukum positif atas apa yang di Kwamki Narama menjadi sebab berlarut-larutnya masalah disana. Hingga saat ini, belum ada satupun pelaku konflik yang mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum.

Padahal jelas-jelas tindak pidana melukai bahkan menghilangkan nyawa orang terjadi di Kwamki Narama. Sementara penyelesaian konflik secara adat terbukti tak lagi manjur. Beberapa kali penyelesaian secara adat yang menghabiskan miliaran rupiah terbukti tak lagi mampu menghentikan pertikaian di Kwamki Narama.

Sebagai catatan, pertikaian yang melibatkan kelompok warga di Kabupaten Mimika tak hanya terjadi di Kwamki Narama.  Beberapa catatan peristiwa, bentrok antar kelompok warga pernah terjadi di pusat  Kota Timika. Kehidupan majemuk ditambah sentimen suku dan asal daerah seringkali membuat persoalan pribadi melebar jadi urusan kelompok.  (tim)

2020 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika