Main Area

pesparawi xiii
ulang tahun ke 36

Main

Ungkap Narkoba, Tokoh Kamoro Minta ini kepada Masing-masing Kepala Suku

Gerry Okoare ketika menghadiri press release pengungkapan penangkapan empat pengedar nakorba jenis sabu-sabu di Kantor Sentra Pelayanan Polres Mimika, Rabu (29/1). /Foto : tim


Timika, TabukaNews.com – Guna menghindari dan menjaga warganya tidak terlibat tindakan kriminal apapun, tokoh masyarakat Kamoro meminta agar masing-masing kepala suku yang ada di kota Timika menasehati warganya.

"Saya minta masing-masing kepala suku yang ada disini dari Sabang sampai Merauke untuk nasehati warganya. Ini daerah orang," ungkap Gerry Okoare ketika menghadiri press release pengungkapan penangkapan empat pengedar nakorba jenis sabu-sabu di Kantor Sentra Pelayanan Polres Mimika, Rabu (29/1).

Dalam kesempatan tersebut Gerry juga menyarankan agar alangkah bagusnya para pelaku tindakan kriminal yang ditangkap itu dijadikan tontonan masyarakat.

"Jadi jangan hanya di Polres saja, bila perlu dibuatkan tulisan dan digantung dibadannya kemudian dibuka supaya diketahui masing-masing kepala sukunya," ucapnya.

Sebelumnya Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata menerangkan, bahwa awal penangkapan ke empat pengedar ini, terlebih dahulu dilakukan penangkapan terhadap I alias Iwan pada Selasa (28/1) di Nawaripi Dalam.

"Penangkapan Iwan berdasarkan laporan masyarakat. Jadi saat ditangkap Iwan itu juga didapati barang bukti yang dibelinya senilai Rp2.300.000," terang Kapolres.

Kata Kapolres bahwa dari barang bukti yang diamankan dari tangan Iwan berupa tiga paket pastik klip bening berisikan sabu.

"Setelah diamankan Iwan dan dilakukan pengembangan, Satresnarkoba berhasil mengamankan pelaku AR di Jalan Cenderawasih Rabu dini hari," kata Kapolres.

Lanjutnya, setelah penangkapan terhadap pelaku AR yang merupakan kurir dari pelaku RAJ,  Satresnarkoba kembali menangkap RAJ dan DRG disalah satu hotel di Timika.

"Penangkapan pelaku pengedar narkoba sebagai bentuk komitmen memberantas narkoba. Kita juga masih lakukan pengembangan terhadap pengirim sabu-sabu yang sebagai DPO," kata Kapolres.

Untuk diketahui kempat pelaku yang merupakan satu kelompok masing-masing berinisial I alias Iwan (38), Ar alias Ardi (23), RAJ alias Ciwa (31), dan DRG alias Dwi (22).

Selain keempat pelaku yang dihadirkan dalam press release, ada beberapa barang bukti perlihatkan antara lain sabu-sabu seberat 3, 38 gram, peralatan hisap sabu atau bong, empat handphone, pirax, noken, satu motor, buku tabungan, ATM, dan timbangan elektrik. Serta sejumlah uang sebesar Rp1.400.000.

Keempat pelaku dijerat dengan pasal 114 ayat (1), pasal 112 ayat (1) dan (2), dan pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika terancaman hukuman maksimal 20 tahun pidana penjara. (tim)

2020 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika