Main Area

Main

TP4D Lakukan Pendampingan Kegiatan Sejumlah OPD

asi Intelijen Kejari Mimika Eko Winarno/Foto: Dok

Timika, Tabukanews.com,Kepala Seksi Intelijen Kejari Mimika Eko Winarno mengatakan, sebanyak 6 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Kabupate (Pemkab) bekerjasama dengan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) untuk mengawal setiap kegiatan fisik yang dilakukan oleh Dinas terkait. 

OPD-OPD yang didampingi oleh TP4D diantaranya, Unit Penyelenggara Bandar Udara Mosez Kilangin Timika, Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika, Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Mimika, Dinas Peternakan dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Mimika, Dinas Pekerjaan Umum dan Penta Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika.

Dari 6 OPD tersebut Dinas Pekerjaan Umum Penata Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika memiliki 49 kegiatan fisik diantaranya, peningkatan jalan cendrawasih dari depan Tiga Raja sampai Check Point Kuala Kencana, peningkatan jalan masuk pasar sentral, peningkatan jalan Petrosea dan akses bandara dalam tahap pelelangan, jasa pengawasan pekerjaan peningkatan jalan Cendrawasih depan Tiga Raja dan Check Point Kuala Kencana.

Penggantian bangunan pagar akibat pelebaran jalan Cendrawasih dalam tahap pelelangan, peningkatan jalan elang, dan jalan Mile 32 hotmix, peningkatan jalan Hasanudin Brigif, peningkatan jalan Lokpon Miyoko, peningkatan jalan Nawaripi samping SPBU Hotmix tahap pelaksanaan, peningkatan jalan depan kuburan SP1 dalam tahap pelelangan, peningkatan jalan kantor Distrik Kuala Kencana tembus Mile 32 tahap pelelangan, peningkatan jalan Petrosea Hasanudin proses pelelangan, peningkatan jalan Irigasi tahap pelelangan, peningkatan jalan SP2 sampai SP5 tahap pelelangan, kegiatan biaya pengawasan supervisi.

"Kegiatan yang dikawal di Dinas PUPR sebanyak 49 ada yang sudah dikerjakan, dan tahap lelan," kata Eko.

Sementara itu Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Mimika terdapat beberapa kegiatan berupa pembayaran tanah, yang sudah masuk dalam tahap identifikasi dan pengcekan tanah, antara lain lokasi Buper, lokasi Vinium, lokasi tanah atas nama Paulus Kilangin untuk pembangunan rumah DPRD, lokasi pembangunan kantor PPHI, lokasi kantor kelurahan baru atas nama Isak Dekme, pelebaran jalan Cendrawasih dari tiga raja sampai jembatan selamat datang, pelebaran jalan Petrosea.

lokasi depan bandara baru, lokasi kuburan SP1 atas nama Melly Christofel dan haji Saiful,  lokasi tanah kantor desa Ninabua, lokasi pasar SP12 ruko 12 petak, pembayaran sisa utang, yaitu lokasi tanah di Petrosea Hasanudin atas nama Antonius Alomang masih dilakukan pemeriksaan kelengkapan berkasnya, lokasi tanah sampaing KPU masih pemeriksaan berkas, lokasi tanah masuk bandara atas nama norbertus Kanonggome dalam tahap kelengkapan berkas, lokasi pasar mama papua SP7 masih kelengkapan berkas, lokasi tanah untuk SD Inpres SP3, kegaitan tanah aset Pemda SP6,  lokasi tanah untuk pemadaman kebakaran itu semua masih kelengkapan berkas lokasi balai kampung Maokou Jaya, lokasi tanah untuk trans lokal SP1 itu masih kelengkapan berkas.

" untuk Dinas DPKPP, ada beberapa kegiatan yang didampingi oleh TP4D," jelasnya.

Selanjutnya, RSUD Mimika terdapat 5 kegiatan fisik, berupa rehab instalasi gizi, rehab instalasi rawat jalan, rehab instalasi laboratorium, rehab instalasi radiologi, rehab instalasi laundry itu semua masih dalam tahap pemaparan, 

Sama halnya dengan UPBU Mosez Kilangin Timika terdapat 3 kegiatan fisik, berupa pengadaan barang dan pemasangan sistem catu daya tahap 3 dan tahap pelaksanaannya masih dalam proses pengerjaan, kegiatan pengadaan pemasangan X-ray cargo multi view saat ini dalam tahap pengerjaan, kegiatan lanjutan pembangunan terminal penumpang tahap 5 dengan dalam tahap pelaksanaan, Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika 1 kegiatan berupa pengadaan kapal fiber glass kapasitas 22 seat kontrak 2,4 miliar dalam tahap pelaksanaan pengerjaan

Dinas Peternakan Kabupaten Mimika 1 kegiatan yang saat ini masih dalam tahap pemaparan kegiatan.

"UPBU 3 kegiatan, RSUD 5 kegiatan, Dinas Perhubungan 1 kegiatan, yang mana kegiatan fisik dalam tahap pengerjaan," katanya.

Eko menjelaskan, pendampingan yang dilakukan oleh TP4D terhadap beberapa OPD yang bersedia untuk didampingi setelah dilakukan pemaparan kegiatan yang akan dilaksanakan, nantinya akan dikaji oleh pihak Kejari apakah kegiatan yang akan dilaksanakan oleh OPD terkait apakah sudah tepat sasaran atau tidak setelah disinkronkan dengan program nasional (Presiden Joko Widodo).

"Untuk kegiatan strategis dalam hal ini visi misi pak Jokowi dalam hal ini apakah proyek tersebut langsung digunakan oleh masyarakat, jika pekerjaan tersebut dinikmati dan dirasakan itulah yang dikatakan pembangunan strategis," jelasnya.

Ia juga menambahkan, dalam melakukan pendampingan TP4D didampingi oleh APIP dari Inspektorat Kabupaten Mimika terhadap kegiatan-kegiatan yang dikerjakan oleh OPD-OPD. Apabila terdapat penyelewenngan maka pihaknya berhak memberi teguran sebanyak dua kali hingga pemutusan kontrak, dan melakukan proses penyelidikan dan penyidikan hingga Tipikor apabila terdapat kerugian negara. 

"Setiap OPD dalam hal ini TP4D ini tidak berjalan dengan sendiri tapi berjalan dengan APIP Inspektorat Kabupaten Mimika, kami selalu bekerjasama baik dalam pemaparan maupun peninjuan," tambahnya. (Tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika