Main Area

Main

TNI - Polri Gelar Apel Pasukan di Polres Mimika

Kapolres Mimika AKBP Indra Hermawan saat memimpina apel gabungan TNI-Polri dalam rangka Operasi Keselamatan yang di gelar di Mapolres Mimika./ Foto : Tim

 

TIMIKA, TABUKANews.com - Untuk mengetahui kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya, TNI Polri menggelar apel operasi keselamatan yang dilaksanakan di Halaman Kantor Pelayanan Polres Mimika, Jumat (2/3). Kegiatan operasi keselamatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Mimika AKBP Indra Hermawan.

Kapolres Indra dalam sambutannya mengatakan, lalu lintas merupakan urat nadi perekonomian suatu negara. Oleh sebab itu, pemeliharaan kamseltibcarlantas sangatlah penting dalam menunjang kehidupan berbangsa dan bernegara, maka keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas.

“Keberhasilan pembangunan peradaban modern, Polri khususnya polantas bersama stakeholder dan pemerintah bertanggung jawab untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ),” kata Indra.

Indra mengatakan, data jumlah pelanggaran lalu lintas berupa tilang untuk tahun 2016 berjumlah 6.272.375 kasus dan pada tahun 2017 sejumlah 7.420.481 kasus atau ada kenaikan sekitar 15,47 %, untuk teguran tahun 2017 berjumlah  3.225.098 pelanggaran dan pada tahun 2016 sejumlah 2.225.404 pelanggaran atau ada kenaikan sekitar 31 %. Sedangkan jumlah kecelakaan lalu lintas tahun 2016 sejumlah 105. 374,  kejadian dan pada tahun 2017 sejumlah 98.419 kejadian atau ada penurunan sekitar -7 %.

“Untuk korban meninggal dunia tahun 2016 sejumlah 25. 859 orang dan pada tahun 2017 sejumlah 24. 213 orang atau ada penurunan– 6 %. Sedangkan korban luka berat tahun 2016 sejumlah 22. 939 orang dan pada tahun 2017 sejumlah 16. 159 orang atau ada penurunan -30%, korban luka ringan tahun 2016 sejumlah 129. 913 orang dan pada tahun 2017 sejumlah 115. 566 orang atau ada penurunan -4% dan kerugian tahun 2015 sejumlah Rp. 226. 416. 414. 497,- dan pada tahun 2016 sejumlah Rp. 212. 930. 883. 536,- atau ada penurunan -6%,” ujarnya.

Selain itu, untuk meningkatkan  kualitas  keselamatan  dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, maka perlu membangun budaya tertib berlalu lintas, meningkatkan  kualitas pelayanan publik.

Dalam melaksanakan amanat Undang-Undang, Polisi Lalu Lintas memiliki fungsi yaitu edukasi atau pembelajaran, engineering atau rekayasa, enforcement atau penegakan hukum dan identifikasi dan registrasi pengemudi dan kendaraan bermotor. Pusat K3I (Komunikasi, Koordinasi, Kendali, serta Informasi), koordinator pemangku kepentingan lainnya, memberikan rekomendasi dampak lalu lintas, dan Korwas PPNS.

Untuk menindaklanjuti kebijakan nawacita Presiden Republik Indonesia, kata dia,  program prioritas Kapolri yang disebut Program Promoter (Profesional, Modern dan Terpercaya) yakni profesional, modern dan terpercaya.

Pada pelaksanaan Operasi Keselamatan Tahun 2018 kali ini, kata Indra ada beberapa pelanggaran yang menjadi sasaran berpotensi menyebabkan  terjadinya kecelakaan lalu lintas. Kecelakaan terjadi karena pengendara melawan arah lalu lintas khususnya kendaraan motor (R2), menggunakan handphone waktu mengemudi, berboncengan lebih dari satu dan berkendaraan belum cukup umur.(tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika