Main Area

pesparawi xiii
robby omaleng

Main

TNI – POLRI Diminta Intensifkan Pengamanan Jelang Paskah

 

Timika,TabukaNews.com – Anggota DPRD Mimika Reddy Wijaya yakin dan percaya masyarakat Mimika menjunjung nilai toleransi beragama yang tinggi sehingga tidak berdampak pada peristiwa bom Makasar yang terjadi di depan Gereja Katedral Makasar pada Hari Minggu 28 Maret kemarin.

Kepada wartawan di kantor DPRD Mimika Jalan Cenderawasih, Legislator asal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu mengungkapkan, guna mengantisipasi dampak teror bom itu ia juga meminta aparat kepolisian untuk mengintensifkan pengamanan menjelang hari raya Paskah umat Kristiani ini.

“Berharap pihak keamanan, Polres Mimika melakukan pengamanan di Hari Raya Paskah ini. Mulai dari Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci dan Minggu Paskah. Pos Peka (Peduli Keamanan) juga dimaksimalkan menjaga keamanan dengan melibatkan juga warga Islam dan warga beragama lainn untuk menjaga ibadah hari raya Paskah ini,” katanya kepada wartawan, Senin (29/03/2021).

Lagi katanya, keberagaman warga Mimika yang bersatu dalam rasa toleransi dan saling menghormati yang tinggi ini diyakininya merupakan benteng kokoh sehingga warga Mimika tidak disusupi radikalisme ini.

“Pelaku pengeboman itu merupakan oknum yang tidak bertanggung jawab dan tidak berperi kemanusiaan. Saya percaya masyarakat Mimika tidak terpengaruh dengan kejadian di pengeboman di Gereja Katedral Makasar. Rasa toleransi dan solidaritas yang tinggi di Mimika, di mana kami yang beragama Muslim membantu warga Nasrani yang sedang melakukan Hari Besar keagamaannya  dalam penjagaan keamanan saat ibadah berlangsung”  ungkapnya.

Reddy berharap situasi kondusif terus terjaga berkat kerja aparat keamanan yang didukung segenap unsur dan elemen di masyarakat, yang mengupayakan bersama-sama menjaga kedamaian di Tanah Amungsa Bumi Kamoro ini. “Semoga Timika aman-aman saja. Situasi kondusif di Hari Raya Paskah ini,” tandasnya. (Manu)

2021 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika