Main Area

pesparawi xiii
ulang tahun ke 36

Main

Tim Gabungan TNI-Polri Berhasil Evakuasi Jenazah Bharada Doni

Jenasah Bharada Dony Priyanto saat di evakuasi ke Timika/Foto : Ti

 

Timika, TabukaNews.Com-Jenazah Bharada Doni Priyanto,  salah satu anggota Satgas Brimob yang gugur saat kontak tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Jipabera, Distrik Tembagapura, Mimika, Papua, Jumat (28/2) berhasil dievakuasi tim gabungan TNI-Polri menuju RSUD Timika, Sabtu (29/2) sekira pukul 18.00 wit.

Sebelumnya pada Sabtu siang,  Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw kepada awak media di DJ Cafe ,mengatakan bahwa  jenazah Bharada Doni Priyanto sedang dalam proses evakuasi dari kampung Aroanop menuju Banti.

"Kalau cuaca baik kita akan bawah jenazah ke Timika untuk disemayamkan di Yon B Brimob Polda Papua untuk dilanjutkan ke rumah duka di Jakarta,"katanya.

Dengan gugurnya Bharada Doni, Kapolda sangat perihatin, pasalnya anggota tersebut sedang bertugas untuk melakukan penegakan hukum.

"Saya pikir masalah ini kita sedang betul-betul menggumuli bagaimana melumpuhkan mereka ini dengan upaya-upaya penegakan hukum yang bisa kita lakukan bersama-sama,"ungkap Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw.

Kapolda menegaskan bahwa kelompok kriminal bersenjata ini jelas-jelas melawan hukum, sehingga pihaknya akan terus melakukan penegakan hukum.

"Saya sudah berulang-ulang katakan mereka miliki dan gunakan senjata api itu sudah jelas melawan hukum. Dan kami terus melakukan penegakan hukum, karena kami adalah aparat penegak hukum,"tegas Kapolda.

Kata Kapolda, kelompok kriminal bersenjata tersebut adalah kelompok yang berasal dari Kali Kopi, dan pernah menyandera tiga guru pada tanggal 17 Februari lalu.

"Kelompok mereka saat kontak tembak juga ada yang kena, namun kebiasaan mereka itukan korbannya dibawah kabur," kata Kapolda.

Disampaikan Kapolda, bahwa kelompok kriminal bersenjata ini merupakan gabungan

dari beberapa kelompok yang kini sudah berada disekitar Tembagapura, dan diduga akan menggangu areal PT FI.

"Ini yang sedang kita konsen, sehingga sudah berapa hari saya ada disini untuk coba siasati bagaimana melakukan upaya penegakan hukum terhadap mereka. Saya berharap ada kerjasama dari masyarakat, karena bantuan masyarakat sangatlah penting," ungkap Kapolda.

Sementara ditambahkan Kapolres Mimika AKBP I Gde Era Dinata, bahwa untuk kronologis kejadian belum bisa diterangkan, karena tim gabungan sedang berada dilapangan untuk melakukan proses evakuasi korban.

"Kita akan berusaha keras untuk menangkap pelaku-pelaku tersebut," ungkapnya.

Menurut Kapolres, dengan adanya kejadian tersebut pada pukul 17.00 wit Jumat (28/2) tidak ada penambahan personil atau pasukan, pasalnya bukan penembakan melainkan karena kontak senjata pada saat anggota sedang melakukan penyekatan.

"Kelompok ini dulunya berada di Tembagapura, tapi setelah kita mengadakan operasi mereka keluar, dan kini kembali untuk berusaha masuk. Tentunya kita sebagai aparat TNI-Polri tidak akan membuat mereka kembali berada di sekitar wilayah Tembagapura. Kita akan berusaha keras melakukan penyekatan untuk menghindari terjadinya korban dari masyarakat sipil," ujar Kapolres.(Tim)

2020 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika