Main Area

Main

Tim Asal Mimika Bugin Me dan Black Arrow Finis Juara III Papua Rugby Open VI

Presiden Rugby Propinsi Papua, Fernando Yansen Tinal, BA saat menyerahkan Piala Bergilir Papua Rugby Open Tournamen VI kepada pemain Rugby Hollandia dari Kota Jayapura, dilapangan Trikora Jayapura,Sabtu (3/8)/Foto : Ti,

 

JAYAPURA

Dua tim rugby asal kabupaten Mimika, masing masing tim rugby Putra  Bugin Me dan Tim Rugby Putri Black Arrow hanya mampu finish diurutan ketiga dalam ajang Papua Rugby Opens Tournamen VI yang digelar di Lapangan Trikora Kota Jayapura,Sabtu, 3 Agustus 2019.

Tim Rugby Putra asal distrik Tembagapura Bugin Me selaim berhasil membawa pulang predikat juara III, juga salah satu pemainnya Yakob Beanal dinobatkan sebagai pemain terbaik putra Papua Rugby Opens Tournamen VI.

Tim Bugin Me yang berada di Pool A bersama tim lainnya seperti, Black Warriors (Kota Jayapura), Bali Chilis (Propinsi Bali), Black Arrow (Kabupaten Mimika), Kenambai Umbay (Kab Jayapura), Manuai (Kota Jayapura) dan Yetelas (Kab Pegunungan Bintang),  setelah melalui perjuangan lolos sebagai runner up mendampingi tim rugby Kota Jayapura Hollandia.

Sementara Pool B yang dihuni tim Bugin Me (Kab Mimika), Hollandia (Kota Jayapura), Menagas (Kab Mimika), Maoro Lakers (Kab Jayapura) dan Oil Rigs (Sorong/Papua Barat), akhirnya meloloskan dua tim masing masing Bali Chilis  dari Propinsi Bali sebagai juara pool dan Black Warrios  dari Kota Jayapura sebagai runner up.

Laga Semifinal berlangsung yang mempertemukan Juara Pool A, Bali Chilis bertemu runner up Pool B Bugin Me berakhir dengan kemenangan Bali Chilis dengan skor 12-0 untuk kemenangan Bali Chilis. Sementara semifinal kedua mempertemukan Juara Pool B Hollandia menghadapi Black Warriors dimenangkan oleh Hollandia dengan skor 22-0.

Laga Final yang semestinya mempertemukan Bali Chilis versus Hollandia dari Kota Jayapura gagal digelar, namun karena keburu gelap dan lampu stadion tidak ada, dan sesuai hasil tehnical meeting sebelumnya disepakati bila partai final tidak bisa dilaksanakan karena kondisi alam maka penentuan juara dilakukan dengan melihat total kemenangan dan hasil poin paling tinggi empat tim yang masuk semifinal yang ditetapkan sebagai juara.

Dan untuk penentuan juara putra dari hasil rekapan hasil pertandingan secara keseluruhan, akhirnuya panitia menentukan poin tertinggi diraih tim Rugby Hollandia dari Kota Jayapur dengan total poin kemenangan 15 poin dengan memasukkan 77 dan tidak pernah kemasukan.

Diurutan kedua diraih tim Bali Chilis dari Propinsi Bali dengan poin kemenangan 15 sama dengan yang di raih Hollandia namun poin yang diraih lebih sedikit yaitu penghasilan tray 61 poin dan kemasukan 22. Sementara tim Rugby Kabupaten Mimika berada di urutan ketiga dengan total poin 9, memasukkan 34 dan kemasukan 22, sementara urutan keempat diraih Tim Black Warriors dari Kota Jayapura.

Selain tim rugby Bugin Me asal kabupaten Mimika, dua tim putra lainnya, Menagas Banti dan Black Arrow dari Kwamki Narama belum berhasil lolos ke babak semifinal.

Dikategori Putri tampil yang menggunakan system setengah kompetisi yang terdiri dari , Hollandia (kota Jayapura), Manuai (Kota Jayapura), Kenambai Umbai (Kab Jayapura), Maoro Lakers (Kab Jayapura) dan Black Warrios (Kota Jayapura)  , tampil sebagai juara pertama adalah tim Putri Rugby Hollandia Kota Jayapura setelah difinal mengalahkan tim rugby Manuai dengan skor 12-10. Sementara tim putri asal kabupaten Mimika Black Arrow finish di urutan ketiga.

Papua Rugby Opens Tournamen yang berlangsung sejak pagi yang dibuka secara resmi oleh Walikota Jayapura Tommy Manu digelar sejak pagi, Sabtu (3/8) hingga sore akhirnya resmi ditutup oleh Presiden Rugby Papua, Fernando Yansel Tinal, sekaligus menyerahkan piala bergilir dan piala tetap kepada juara I Putra Hollandia dan Juara I Putri juga dari Hollandia kota Jayapura.

Selain itu panitia menobatkan dua pemain terbaik putra dan putrid Papua Opens ke  VI, masing masing pemain terbaik Putra , Yakob Beanal (Bugin Me) dan Pemain Terbaik Putri Dina Olua (Black Warrios).

Presiden Rugby Papua, Fernando Yansen Tinal, BA dalam sambutannya sebelum menutup Papua Rugby Open Tournamen menyampaikan selamat kepada seluruh juara dan pemain terbaik.

“Hari ini kalian sudah lakukan yang terbaik untuk rugby Papua, kalian telah menunjukkan dan telah menampilkan yang terbaik bagi rugby Papua. Mari tepuk tangan untuk keberhasilan kita semua,”seru Yansen.

Ia mengakui, bahwa prestasi yang kalin dapat hari ini semoga menjadi momen dan ajang untuk berprestasi menuju PON XX tahun 2020 mendatang.

“Keberhasilan hari ini semoga menjadi momen kebangkitan prestasi rugby nantinya di PON XX mendatang. Tidak ada kata lain kecuali kita harus juara di PON XX nanti,”ungkap Yansen.

Sementara mewakili Ketua Pengurus Rugby Union Indonesia (PRUI) Pusat, Dudik dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan rasa bangga dari PRUI Pusat atas terlaksananya momen Papua Rugby Open Tournamen ke VI saat ini. Menurutnya, rugby Papua sangat pesat dan memiliki kemauan untuk berprestasi di dunia rugby.

“Saya atas nama ketua PRUI, salut dan bangga dengan semangat para pemain Rugby Papua. Apa yang ditunjukkan tim rugby dari Pegunungan Bintang yang telah berpartisipasi dalam turnamen kali ini. Walaupun harus menempuh perjalanan yang sangat panjang dan melelahkan namun bisa hadir dan menampilkan permainan yang sangat luar biasa. Saya sampaikan selamat dan sukses bagi juara dan kepada seluruh atlet untuk tetap berlatih menuju prestasi,”seru Dudik. (tim)

 

 

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika