Main Area

pesparawi xiii
DPRD Kabupaten mimika, Ucapan Maulid Nabi Muhammad SAW 2020
Sekwan DPRD Kabupaten mimika, Ucapan Maulid Nabi Muhammad SAW 2020

Main

Tidak Terima Hasil Penghitungan Suara, Lima Orang Diamankan Polisi

warga yang diamankan didalam mobil/Foto: Ricky Lodar

Timika, Tabukanews.com - Tidak terima proses rekapitulasi di tingkat PPD, sejumlah warga yang diperkirakan sebanyak 50 orang menduduki pintu gerbang gedung Eme Neme Yaware untuk melakukan aksi protes terhadap pihak penyelenggara, kejadian tersebut terjadi di jalan Belibis depan gedung Eme Neme Yaware, Kamis (9/5) sekira pukul 00.30 WIT

Dari pantau di lapangan kejadian bermula saat Sejumlah massa berkumpul didepan pintu masuk gedung Eme Neme Yaware untuk melakukan aksi protes terhadap hasil penghitungan suara di tingkat PPD, dan telah diimbau untuk membubarkan diri. Buntut aksi protes tersebut di respon oleh pihak Kepolisian yang dipimpin langsung oleh Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto.

Pihak Kepolisian yang berada di lokasi mengimbau kepada massa agar tidak melakukan tindakan yang memprovokasi massa, dan selanjutnya dibubarkan. Seorang wanita yang diduga menjadi dalang aksi tersebut diamankan beserta empat oknum warga didalam mobil beserta satu bilah parang yang dibungkus oleh sehelai kain dan digiring ke Polsek Miru untuk dimintai keterangan sehingga bisa mengetahui motif dan siapa aktor intelektual dibalik aksi protes tersebut.

Sementara itu Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto, S. IK. MH membenarkan kejadian tersebut yang mana ada sekelompok massa yang belum diketahui darimana melakukan aksi protes terhadap proses penghitungan suara di tingkat PPD. Dalam kejadian tersebut diamankan sebanyak 5 orang untuk dimintai keterangan.

"Massa yang diperkirakan sebanyak 50 orang sebalumnya memadati gerbang masuk halaman graha eme neme, yang diamankan sebanyak lima orang dan satu diantaranya diketahui membawa sajam dan berada dalam mobil jenis inbox silver dengan nomor polisi DW 1073 AU," kata Agung ketika diwawancarai di gedung Eme Nem Yaware, Kamis (9/5).

Ia menambahkan, setelah dilakukan pemeriksaan warga yang diamankan, pastinya akan diketahui siapa yang menjadi akfor. Apabila oknum tersebut merupakan csleg maka caleg tersebut yang akan dipanggil untuk dimintai keterangan.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak terpancing isu hoax yang mengatakan adanya pengelembungan, mengurangi atau memanipulasi suara pleno ditingkat distrik atau tingkat kabupaten yang saat ini sedang berlangsung khusus PPD Mimika Baru (Miru) agar bisa berjalan aman dan tertib.

"Memang beberapa waktu lalu ada perbedaan penghitungan tapi hari ini juga telah dilakukan sinkronisasi yang kemudian dimunculkan hasil dari DAA1. sebagai roh pemilu. Kita juga berikan edukasi dari bawaslu kepada semua PPD agar tetap berpegang pada DAA1 itu," imbuhnya. (Jrl).

DPRD Kabupaten mimika, Ucapan HUT Kab.Mimika
Sekwan DPRD Kabupaten mimika, Ucapan HUT Kab.Mimika
2020 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika