Main Area

pesparawi xiii
HUT Republik Indonesia Ke 75
HUT Republik Indonesia Ke 75
HUT Republik Indonesia Ke 75

Main

Tidak Koordinasi Baik, Bupati Batalkan Musrenbang RPJMD

Eltinus Omaleng,SE., MH (Bupati Kabupaten Mimika)

 

Timika, TabukaNews. com – Dinilai tidak ada koordinasi  baik dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), yang dilaksanakan oleh Bappeda di Hotel Horison Senin (9/12),  batal dibuka oleh Bupati Mimika,  Karena terkesan rencana yang dibuat sepihak tampa melibatkan pimpinan daerah. dalam penyusunan RPJMD tersebut, padahal sejumlah tahapan sudah dilakukan. 

Kekesalan itu disampaikan Bupati Mimika Eltinus Omaleng,  saat menyampaikan sambutannya meminta untuk menghentikan kegiatan tersebut karena dianggap Bappeda tidak pernah melakukan koordinasi. Karena RPJMD ini penjabaran dari visi dan misi Bupati. Tetapi pihaknya sebagai Bupati tidak diajak koordinasi terkait hal tersebut oleh sebab itu pihaknya meminta untuk di batalkan atau ditunda.

"Itu saya yang bikin, bukan siapa-siapa, tapi tim yang kerja ini tidak pernah koordinasi dengan saya. Katanya sudah beberapa tahapan yang dilalui tapi tidak atas sepengetahuan saya, makanya hari ini saya pending dulu," ungkap Eltinus saat memberikan arahan.

Eltinus mengungkapkan  visi dan misi Mimika Aman dan Sejahtera itu murni pemikiran dirinya, bukan siapa-siapa, bukan pula Bappeda. Dengan demikian Eltinus menilai, cara kerja Bappeda yang sesuka hati dalam menyusun RPJMD agar tidak terulang lagi. 

"Lima tahun kemarin itu tidak pernah ada (RPJMD) karena suka-suka maunya kepala Bappeda lama dan stafnya, sekarang jangan lagi ada kerja seperti itu. Jangan asal kerja, ini untuk pembangunan Mimika lima tahun kedepan," jelasnya.

Setelah memutuskan batalnya Musrenbang, kepada Wartawan Bupati Mimika dua periode itu mengatakan, dirinya tak ingin hal yang sama terjadi pada 5 tahun lalu yang tidak diketahui RPJMDnya ada dimana. 

Yang terpenting menurutnya  itu dalam RPJMD ini harus ada terkait pembentukan Papua Tengah, harus ditentukan batas mana untuk kabupaten, batas mana untuk kota madya itu harus dibahas di RPJMD untuk lima tahun kedepan

 

"Kalau misalkan ini mereka sendiri yang susun pasti itu program lima tahun yang lalu, makanya tidak boleh kami harus buat lagi program yang baru, jangan seperti RPJMD kok Bupatinya tidak tau, itulah makanya Musrenbang ini saya pending dulu.” Terang Omaleng. 

Kedepanya apabila masih juga seperti ini Bupati tidak akan berikan tindakan tegas.  “ Kedepannya pimpinan yang kerja sesuka hati dan asal mau saya akan pecat," tegasnya.(tim)

2020 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika