Main Area

bayar pajak daerah
pesparawi xiii kab mimika

Main

Tidak Kantongi PCR, 33 Anggota DPRD Mimika Batal Berangkat ke Jayapura

Timika,TabukaNews.com - Lantaran tidak mengantongi surat PCR dengan hasil negatif, sebanyak 33 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mimika batal berangkat ke Jayapura. Para anggota dewan ditahan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Biak Wilayah Kerja Kabupaten Mimika di Bandara Udara Mozes Kilangin, Kamis (5/8).

Menyikapi aksi pelarangan tersebut, anggota DPRD Mimika Nurman S Karupukaro kepada wartawan mengatakan,  bahwa pihaknya merasa keberatan dengan adanya insiden tersebut, lantaran mereka ke Jayapura dalam rangka melaksanakan tugas. 

"Lagipula kalau kita mau PCR, apakah pihak rumah sakit bisa layani kita semua? Sampai kini di Timika hanya RSUD yang bisa layani PCR, dan itupun hanya bisa 40 orang saja," tuturnya. 

Dirinya mengatakan, bahwa Timika belum bisa menerapkan kebijakan tersebut karena Pemda setempat belum mampu melayani permintaan PCR dalam jumlah banyak.

"Coba kita lihat, sebenarnya banyak pihak yang dirugikan dengan kebijakan ini. Mana lagi harga PCR lebih mahal dari harga tiket pesawat ke Jayapura. Ini perlu kita duduk bersama untuk cari solusi terbaik," paparnya. 

Dijelaskan pula, bahwa khusus perjalanan udara lintas Papua, tidak seharusnya menjadikan PCR sebagai syarat utama, karena pemerintah setempat belum mampu untuk layani permintaan warga. Saya rasa cukup dengan swab antigen saja. Lain lagi kalau mau ke luar Papua," terangnya. 

Menyikapi hal tersebut, salah satu warga Timika yang identitasnya enggan ditulis mengatakan hal yang berbeda. Menurutnya, kasus Covid-19 melonjak tinggi karena akses perjalanan selama ini terbuka lebar. 

"Kenapa saya katakan begitu, karena selama penerapan AKB diberlakukan, banyak orang berangkat dan kembali menggunakan pesawat. Bisa saja mereka itu pulang bawa virus ke Timika," jelasnya. 

Ia juga meminta kepada para anggota DPRD untuk berbesar hati menerima kenyataan pahit itu. 

"Kan harusnya mereka sudah tahu kalau syarat berangkat lintas Papua menggunakan surat hasil PCR yang negatif sesuai SK Gubernur Papua, kenapa mereka tetap nekat ke bandara? Harusnya mereka yang jadi contoh kepada masyarakat," imbuhnya. (Evan)

2021 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika