Main Area

Main

Tertutup Awan,Proses Evakuasi Dihentikan Sementara

Kepala SAR Timika Saat memberikan keterangan pers/Foto:Tim

Timika,TabukaNews.Com-Proses evakuasi terhadap serpihan Pesawat Twin Other DHC 6-400 dengan nomor registrasi PK CDC milik PT Carpediem Aviasi Mandiri oleh tim SAR dihentikan sementara karena tertutup awan dan akan dilanjutkan Selasa (24/9).

Evakuasi serpihan pesawat ini berada pada 

titik dikoordinat 4 derajat 7’27.11”S/137 derajat 29’18.36”E) 44 Nm. Rad 058 derajat TMK, di Kampung Mamontoga, Distrik Hoya Kabupaten Mimika, dengan memiliki elevasi 13.453 feet.

Kepala Kantor SAR Mimika, Monce Brury,menyampaikan,bahwa terkait perkembangan evakuasi oleh tim SAR terpaksa dihentikan sementara,dikarenakan cuaca buruk, yang mana ketika tim tiba di lokasi tersebut terlihat awan sudah menutupi lokasi tersebut.

"Karena tertutup oleh awan sehingga tidak memungkinkan untuk menurunkan personil,sehingga heli memutuskan untuk kembali ke Ilaga,"ungkap Monce didampingi Danlanud ketika press release di Bandara Baru Mozes Kilangin,Senin (23/9).

Disampaikan Monce,bahwa sebelum proses evakuasi dihentikan sementara dan akan dilanjutkan pada Rabu (24/9),tim terlebih dahulu sudah mulai bergerak Selasa (23/9) pagi pukul 06.30 wit dengan menggunakan gunakan pesawat Twin Otter PK-CDJ seri 400 menuju Ilaga.

"Mereka berjumlah empat orang tiba disana pukul 08.30 wit,kemudian mereka mempersiapkan peralatan dan menuju ke lokasi namun setelah tiba di lokasi cuaca disana sudah tertutup awan,"ungkapnya.

Sementara,ditambahkan Danlanud Yohanis Kapiyau,Letkol Pnb Sugeng Sugiharto,juga menyampaikan hal yang sama bahwa evakuasi dihentikan sementara karena kendala cuaca dimana lokasi titik tersebut tidak bisa memungkinkan untuk dilakukan evakuasi.

"Kita harapkan besok evakuasi cuacanya bagus dan waktu yang diambil akan lebih efisien,"ujarnya.(Tim)

 

 

 

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika