Main Area

Main

Teror Tembakan di Hidden Valley Tembagapura

Tim medis dan emergency respon saat mengevakuasi korban/ foto : Istimewa.

TEMBAGAPURA, TABUKANews.com.- Aksi penembakan terjadi lagi, kali ini sasaran tembak untuk kendaraan operasional PT Freeport dengan nomor lambung 01.5222 saat diparkir didepan rumah di Hidden Valley Distrik Tembagapura Kabupaten Mimika, Jumat (27/4) sekira pukul 07.40 Wit rumah milik seorang karyawan Freeport berkebangsaan Afrika Selatan bernama Morne Francis Ras dengan ID 907229 

Dari data yang dihimpun Tabukanews.com, dari sumber terpercaya menjelaskan,  Aksi penembakan oleh Orang Tak Dikenal (OTK) di depan rumah korban dan mengenai kendaraan yang diparkir di depan rumah Korban.

Saat itu dirinya hendak masuk kedalam mobil tersebut untuk bergegas ke lokasi kerja, namun diberondong peluru oleh OTK sebanyak kurang lebih 10 kali, sehingga ia langsung keluar dari mobil berlindung dibalik kendaraan tersebut.

Aksi tersebut langsung di informasikan kepada pihak keamanan dan petugas medis, selanjutnya pihak keamanan langsung merespon ke TKP untuk mengevakuasi korban bersama keluarganya, serta melakukan penyisiran dan pengejaran di lokasi yang dicurigai menjadi lokasi penembakan.

Sementara itu menyikapi aksi teror tersebut, otoritas di Tembagapura membunyikan sirene sebagai tanda agar seluruh karyawan dan keluarga agar tetap tenang dan tidak keluar rumah masing-masing sampai ada pemberitahuan lebih lanjut

Tim medis yang merespon ke TKP mengevakuasi korban beserta keluarga ke RS Tembagapura untuk menjalani terapi psikiater karena mengalami trauma pasca kejadian tersebut

Tidak ada korban jiwa dalam aksi tersebut hanya saja kendaraan yang diberondong peluru mengalami kerusakan pada kap depan, kaca spion kanan dan dinding kendaraan sebelah kanan.

Sementara itu Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto S. IK, MH ketika dikonfirmasi membenarkan aksi penembakan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKS) di areal Tembagapura. Aksi penembakan tersebut dengan sasaran tembak sebuah rumah milik karyawan berkebangsaan Afrika Selatan.

" Iya benar tadi pagi terjadi penembakan oleh KKB, terhadap seorang rumah milik seorang karyawan WNA," kata Kapolres Mimika ketika ditemui di resto 66, Jumat (27/4).

Ia menambahkan, pihak Satgas Amole sedang melakukan penyisiran dan pengejaran terhadap KKB dan menemukan sisa selongsong peluru yang diduga sisa dari tempat tersebut.

"Kami masih lakukan pengejaran," tambahnya.

Ia menjelaskan, aksi penembakan yang dilakukan oleh KKB d areal pertambangan PT Freeport Indonesia merupakan target mereka untuk menarik perhatian sejumlah pihak ketimbang Kabupaten lain di wilayah pegunungan, sebab Freeport merupakan perusahaan terbesar di dunia.

"Aksi penembakan masih terus terjadi di areal PT Freeport Indonesia karena menarik perhatian Pemerintah bahkan dunia, sehingga itu yang menjadi target mereka," jelasnya.(tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika