Main Area

Main

Tangis Keluarga Histeris Ketika Tiga Jenazah Korban Penembakan oleh KKB Tiba di RSUD Mimika

Isak tangis keluarga korban ketika berada di kamar jenazah RSUD Mimika/Foto: Tim Tabukanews. com. 

Timika,TabukaNews.Com-Isak tangis dari keluarga korban tak kuasa melihat ketiga jenazah terbujur kaku dalam peti ketika tiba di kamar jenazah RSUD Mimika,Sabtu (26/10).

Ketiga jenazah yakni Rizal (31) ,Herianto (31) dan La Soni (25) dievakuasi dari Kabupaten Intan Jaya dengan menggunakan pesawat Rimbun Air menuju Bandara Mozes Kilangan ,yang seterusnya langsung dilarikan ke RSUD untuk dilakukan formalin.

Imelda yang merupakan kerabat dekat dari almarhum Herianto sangat bersedih dan tidak menduga akan terjadinya peristiwa tersebut.

"Saya sangat sedih karena almarhum ini tinggal dengan kami dan sudah saya anggap sebagai keluarga, walaupun bukan satu daerah,"tuturnya sambil berlinangkan air mata.

Sementara Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Intan Jaya,Apolos Iba,menuturkan bahwa kejadian yang dialami ketiga tukang ojek itu pada pukul 08.00 wit pagi ketika pulang mengantar penumpang.

"Ketiga jenazah ini dievakuasi dari lokasi kejadian malam hari dan langsung dilarikan ke Puskesmas Sugapa,"tuturnya.

Disampaikannya,untuk situasi dan kondisi pascah penembakan tiga ojek ini sudah aman.

"Kami ini diperintahkan langsung oleh Bupati untuk mengurus dan mengantar ketiga jenazah ke kampung halaman masing-masing,"ujarnya.

Menurut Apolos,bahwa sebelum adanya kejadian penembakan terhadap ketiga ojek,pemerintah daerah terlebih dahulu telah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh masyarakat untuk tidak keluar dari jalur batas wilayah Distrik Sugapa.

"Memang sudah ada surat edaran sebelumnya beberapa waktu ini tidak boleh lewat didaerah-daerah seperti itu.Kita juga tidak tahu sampai terjadi seperti ini,ini mungkin ajal,"ungkapnya.

Melalui release Kapendam XVII/Cenderawasih kepada media,bahwa ketiga jenazah ini ditemukan dalam kondisi luka tembak di kepala dan luka sayat akibat benda tajam yang dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata pimpinan Lekagak Talenggen di Kampung Pugisiga,Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya,pada Jumat (25/10).

Penemuan ketiga jenazah pertama kali dilaporkan oleh salah seorang Caleg terpilih, Titus Kobogau, yang dihadang dan ditodong kelompok kriminal bersenjata saat akan menjemput seorang gembala Gereja Kingmi di Kampung Pugisiga, Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya pada sekitar pukul 11.00 wit. Ketika dihadanh Titus sempat melihat ketiga korban telah meninggal di tempat,diduga ketiga korban baru saja dieksekusi setengah jam sebelumnya. 

Setelah itu Titus diperbolehkan melanjutkan perjalanan dan menyampaikan kabar kepada Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni dan Deki Belau selaku tokoh pemuda.

Penemuan tersebut selanjutnya dilaporkan oleh Titus kepada Bupati Natalis Tabuni,yang kemudian Bupati Intan Jaya segera menggelar rapat terbatas untuk melakukan penjemputan ketiga  jenazah di TKP. 

Sekira pukul 19.00 wit malam,tim penjemput yang terdiri dari Yohakim Joani (Kabag Kesra), Januarius Meisani (Kadis Pariwisata),  Kristianus Tebay (Direktur RS) dan Deki Belau (tokoh pemuda) tiba di TKP dan segera mengevakuasi ketiga jenazah ke Puskesmas Boligai. Setiba di Puskesmas Boligai, jenazah diotopsi oleh tim medis. (Tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika