Main Area

pesparawi xiii
robby omaleng

Main

Tambah 10 Kasus Baru Covid-19, Mimika Tertinggi Se-Papua

 

Timika,TabukaNews.com – Mimika menjadi salah satu Kabupaten yang mendapat perhatian khusus Pemerintah Provinsi Papua terkait penangan Covid-19, Pasalnya jumlah angka positif Covid-19 di Mimika tertinggi se-Papua.

Data terakhir per tanggal 29 April 2020 mencatat, jumlah kasus positif Covid-19 sebanyak 55 kasus, 11 orang sembuh, 3 meninggal dunia, sehingga tersisa 41 pasien yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Mimika dan beberapa Rumah Sakit Swasta lainya. sementara ODP (orang tampa gejala) 266 orang,  untuk Pasien dalam pengawasan (PDP) 70 orang. 

 “jangan lengah apabila sudah ada perubahan sakit dari sedang ke berat segera lakukan tindakan medis, dinas Kesehatan Provinsi Papua akan membantu dalam penyediaan obat-obatan, Rapid Test dan Alat Pelindung Diri (APD),” kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Papua dr. Silwanus Sumule. Rabu (29/4/20). 

Sementara itu, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Mimika Reynold Ubra dalam video conference, membenarkan adanya penambahan 10 kasus baru Pasien Positif Covid-19 semuanya berasal dari Rumah Sakit Tembagapura.

 “Prediksi yang saya sudah sampaikan minggu lalu bahwa, lonjakan ini akan terus semakin naik. Penambahan dari Rumah Sakit Tembagapura ini memberi kontribusi hampir separuh dari kasus Covid-19 di Mimika ini,” ungkap Ubra. 

Tim Gugus belum bisa memastikan pola penularan dari klaster mana?, sehingga diduga pola penularana transmisi local, atau kontak langfsung dengan pasien positif sebelumnya, jika dibandingkan dalam penelusuran kasus Covid-19 untuk di wilayah Kota Timika dan sekitarnya, Tim Gugus Tugas dapat mengetahui pola penularannya berasal dari klaster mana.

Menambahkan, pemerintah daerah melalui tim gugus telah berupaya maksimal untuk mencegah penyebaran virus ini agar tidak meluas namun kurang adanya kesadaran masyarakat yang tetap melakukan aktifitas seperti biasa diluar rumah itu yang akan memperpanjang masa pandemic covid-19 di Mimika.

“kunci keberhasilan menghadapi wabah penyakit menular ini bukan lagi pada tindakan medis yang memeriksa, menangani, dan mengobati. Tetapi akibat ketidakpatuhan masyarakat terhadap ketentuan dan protokol kesehatan untuk mencegah penularan.” Ujarnya. 

Sehingga kata Reynold Ubra, dibutuhkan kesadaran masyarakat agar tidak keluar rumah, patuh terhadap aturan yang ditetapkan oleh pemerintah. Pemkab Mimika telah menyiapkan jaring pengaman sosial berupa bahan pokok bagi warga yang terdampak dan benar-benar tidak dapat bekerja dari rumah. 

Diketahui, selain Kabupaten Mimika disusul, Kota Jayapura 44 kasus positif, sembuh 20, meninggal 3 orang, yang dirawat 21, kemudian disusul Kabupaten Jayapura 31 kasus, Nabire 16 kasus, merauke 11 kasus tersisa 5 pasien, enam orang lainya telah dipulangkan setelah dinyatakan sembuh. Disusul kabupaten kerom 10 kasus, kemudian biak numfor , sarmi jayawijaya , Mamberamo tengah, bovendigul dan supiori. (tim)

2021 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika