Main Area

Main

Tahun 2020 Sensus Penduduk Pakai Metode Digital dan Papi

 Ir. Trisno L. Tamanampo /Foto: Tim

Timika.TabukaNews.com  -  Badan Pusat Statistik Kabupaten Mimika memastikan terhitung mulai bulan februari dan maret tahun 2020, sensus penduduk di Mimika akan mengunakan metode Digital dan paper-pensil atau (PAPI).

Kepala Badan Pusat Statistik ( BPS) Kabupaten Mimika, Ir. Trisno L., Tamanampo kepada wartawan mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang bersiap-siap melakukan sensus penduduk tahun 2020 yang akan menjangkau seluruh penduduk Indonesia khususnya Kabupaten Mimika. 

"Rencananya sensus ke-7 itu akan dilaksanakan menggunakan metode digital dan Papi. Sensus penduduk ini dilakukan setiap 10 tahun sekali dan ini baru pertama kali menggunakan metode online, " kata Trisno di kantor BPS, Jumat (27/9/19).

Menambahkan, yang harus dipersiapkan saat ini adalah yang berkaitan dengan peralatan digital seperti aplikasi smartphone dan web. 

Sehingga diharapkan, peralatan tersebut bakal membantu pencacah lapangan yang mengumpulkan data, juga memudahkan warga yang ingin memasukkan datanya sendiri.

Menurutnya metode baru ini, sebagai metode kombinasi karena mengunakan system  online yang disebut dengan cawi (Computer Assisted Web Interviewing). 

“Jadi masing-masing orang yang memakai web ini tinggal mengakses sesuai dengan data yang ada di kartu keluarga (KK) karena ada NIK.” Ujarnya.

Lebih lanjut, Trisno mengatakan pada aplikasi smartphone dan web ini penguna harus mengisi beberapa pertanyaan-pertanyaan yang akan masyarakat menjawab sesuai dengan apa yang ditanyakan dari system tersebut. 

Karena dengan mengunakan web, masyarakat  bisa memasukkan data sendiri, tanpa melalui pencacah lapangan. Walaupun petugas pencacah lapangan juga akan melakukanya pada bulan Juli 2020 nanti.

“Nanti bulan Juli akan dilaksanakan metode paper dan pencil atau Papi yang mana ini petugas yang laksanakan," tuturnya.

Karena itu, BPS berkoordinasi bersama Dispencapil Mimika sehingga data yang dihimpun BPS, merupakan data Indonesia. Dalam arti setiap data penduduk tidak berbeda dengan Dispencapil. 

Sementara untuk tenaga pencacah PAPI BPS kabupaten mimika baru akan merekrut pada awal tahun depan.

"Untuk tenaganya nanti kita rekrut pada Januari 2020 karena Februari 2020 sudah mulai sensus penduduk. Tenaganya nanti harus bisa mencacah 300 rumah tangga atau 5 SLS dan ini kita sudah ajukan ke Provinsi Papua,” jelasnya. (tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika