Main Area

Main

Syamsuddin Pimpin BPD KKSS Mimika Periode 2019-2024

Foto bersama saat pelantikan BPD KKSS Kabupaten Mimika/ Foto: Tim/Tabukanews.com

 

Timika, Tabukanews.com - Badan Pengurus Daerah (BPD) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Mimika periode 2019-2024, pada Selasa (5/11) resmi dilantik oleh Ketua BPW Provinsi Papua DR. Haji Mansur M, SH. MM  berdasarkan Surat Keputusan (SK) BPW KKSS Provinsi Papua nomor SKEP-163/BPW-Papua/IX/2019 yang berlangsung di gedung Graha Eme Neme Yaware (ENY).

Hadir dalam pelantikan BPD KKSS Kabupaten Mimika, Sekda Provinsi Sulsel DR. Hayat Gani yang mewakili Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Ketua Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Provinsi Papua DR. Haji Mansur M, SH, MM, Asisten Bidang Umum Setda Kabupaten Mimika Nicolaus Kuahaty, para Forkopimdah Kabupaten Mimika, Ketua KKSS terpilih dan Dimisioner serta ribuanw arga KKSS di kabupaten Mimika.

Dalam susunan dewan penasehat tercantum nama-nama seperti Wakil Gubernur Provinsi Papua Klemen Tinal, SE. MM, Bupati Mimika Eltinus Omaleng, SE. MH dan Penjabat Sekda Mimika Drs. Marthen Paiding, M. MT dan beberapa pimpinan OPD dilingkungan Pemkab Mimika serta perwakilan dari tokoh-tokoh masyarakat Sulsel Kabupaten Mimika.

Sementara itu pengurus harian BPD KKSS Kabupaten Mimika. Diantaranya Syamsuddin yang menjabat sebagai Ketua BPD KKSS Kabupaten Mimika, Ir. Haji Munawir Yakub, M. Si, H Aman Lanto, Dra, H Djamila Tjapi, M. Si, H Arham, Marthen Samaa, S. Pd, Suharso, SE, MP menjabat selaku Wakil Ketua BPD KKSS Kabupaten Mimika.

Sementara itu Sekertaris Abdul Rahman, SE, dibantu oleh, Ir Muh Nasir Lewa, Ridwan Rasyad, Darmawati Syam, S.S, S.Pd, Aloisius Paeronga, ST, Syahrudin Syarkani,, Edy Sambuare yang menjabat sebagai wakil Sekertaris. Bendahara Hj, Rampaeni Rachman, S. Pd, Hj Mardiah, S. Ag, MT, Hj Darni, Nurlina yang menjabat sebagai wakil bendahara.

Sekda Provinsi Sulsel DR. Hayat Gani yang mewakili Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam sambutannya memberikan apresiasi dari BPP KKSS atas pelantikan pengurus KKSS Kabupaten Mimika yang mana masyarakat Bugis dan Makasar sangat banyak merantau ke Papua terlebih khusus Mimika. Suku Bugis dan Makasar sering disebut suku perantau yang memiliki semangat, keuletan, ketangguhan, walaupun menghadapi berbagai hambatan dan tantangan yang dihadapi saat merantau.

“Apresiasi pemerintah Sulsel terus menerus kepada semua dimanapun kita berada, termasuk KKSS di luar negeri,” kata DR. Hayat Gani.

Wadah KKSS merupakan wadah pemersatu. Tidak ada kemenangan tanpa kekuatan, begitu juga tidak ada kekuatan tanpa persatuan, dan tidak ada persatuan dalam skala prioritas, namun ada yang menjadi prioritas tapi ada juga yang sangat-sangat prioritas didalam ketahanan keluarga itu sangat penting. Kalau ketahanan itu sangat penting maka ketahanan sosial akan lebih penting lagi maka akan berujung pada ketahanan nasional yang akan sangat tangguh untuk masa yang akan datang.

“KKSS wadah pemersatu, tapi ada yagn lebih prioritas untuk mewujudkan ketahanan nasional,” ungkapnya.

Mewakili Bupati Mimika Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Mimika Nikolaus Kuahaty mengatakan, budaya dan masyarakat merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Karena Budaya dibentuk oleh masyarakat. Masyarakat berperan sebagai pendukung hadirnya kebudayaan sehingga tidak ada masyarakat tanpa budaya, sehingga ada hubungan timbal balik dan saling menguntungkan.

Terwujudnya persatuan dan kesatuan bangsa yang terdiri dari berbagai suku bangsa didukung oleh adanya kebudayaan nasional Indonesia yang merupakan gambaran dari berbagai kebudayaan yang ada. Oleh karena itu keanekaragaman yang ada didaerah bukan merupakan suatu perbedaan namun merupakan daya tarik untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan.

Dirinya berpesan agar warga Mimika yang berasal dari Sulsel agar hubungan tetap menjalin kekeluargaan dan silahturahmi dengan masyarakat dari suku lain untuk bersama-sama mengambil bagian dalam mensukseskan program pembangunan demi kemajuan Mimika sesuai visi misi pemda.

“Masyarakat menjadi satu dengan budaya sehingga ada timbal balik, banyaknya suku dan budaya itu merupakan suatu kesatuan didalam perbedaan, sehingga hubungan silaturahmi terus dijaga dan dipelihara,” kata Nikolau Kuahaty.

Ketua Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Provinsi Papua DR. Haji Mansur M, SH, MM mengatakan, usai pelantikan dirinya meminta untuk programnya lebih ditingkatkan, jangan saat pelantikan yang terlihat ramai dan meriah tapi setelah pelantikan pengurusnya sudah tidak aktif. (Tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika