Main Area

pesparawi xiii

Main

Sosialisasi Pengelolaan Sampah Kepada Warga, Kepala Kelurahan dan Ketua RT Dipukul

Ilustrasi


Timika,TabukaNews.com – Warga yang seharusnya mendukung program pemerintah namun yang dilakukan oleh oknum warga di Kelurahan Inauga ini malah terbalik, melakukan tindakan tidak terpuji dengan menganiaya Kepala Kelurahan dan beberapa Ketua RT yang saat itu sedang melakukan sosialisasi pengelolaan sampah kepada warganya.


Kejadian tersebut bermula saat Kepala Kelurahan Inauga, Yance K Bunai didampingi Ketua RT 15 Erik Jeujanan, RT 27 Pithem Jitmau, RT 1 Michael Akimuri dan ketua RT 4 Longginus Tanawe, Selasa (10/12),  melakukan sosialisasi pengelolaan sampah kepada masyarakat, pada saat yang bersamaan juga mendapati warga yang masih membuang sampah dan ada yang sedang membongkar sampah pada siang hari.

Sambil membawa surat edaran pemerintah daerah yang tertuang dalam perda nomor 11 Tahun 2012 tentang penglolaan sampah dimana menyebutkan bahwa sampah yang dihasilkan wajib dikemas dan dibuang pada pukul 18.00 Wit sore hari sampai dengan pukul 06.00 Wit pagi hari. Apabila melanggar akan dikenakan sanksi pidana kurungan penjara selama 3 bulan dengan denda Rp 25 juta.

Dalam sosialisasi tersebut, Lurah Inauga Yance K Bunai juga menghimbau kepada warga untuk sampah yang sudah terbungkus jangan lagi dibongkar, apalagi di siang hari, karena akan mengakibatkan bau yang tidak sedap, dan menjadi sumber penyakit dan membuat tempat ini semakin berantakan dan kotor.

Dalam sosialisasi dengan door to door atau mendatangi warga itu, sempat mendapat tanggapan yang kurang baik dari oknum warga lainnya, bukan mendukung program pemerintah sehingga kota bersih namun kembali memahari kepala Kelurahan dan timnya.

Menurut oknum warga yang tidak mau disebutkan identitasnya itu bahwa, apa yang dibuat oleh pemerintah ini merupakan suatu kesalahan sehingga dirinya tidak ingin mengikuti aturan tersebut. 

Walaupun sudah dimarahai namun lurah dan tim terus memberikan pemahaman yang baik kepada warganya itu untuk tidak melanggar aturan.
Warga itu masih saja tidak terima hingga melakukan tindakan tidak terpuji dengan melempar kepala kelurahan dengan timnya itu dengan batu, melihat aksi oknum warga itu, para ketua RT berusaha menenangkannya, namun tidak terhindarkan, sehingga terjadi perkelahian.

Warga lainya yang tidak terima dengan kehadiran Kepala kelurahan dan Tim, tiba tiba warga mengejar salah satu ketua RT dan memukulnya hingga terjatuh, melihat kondisi ini, tiga ketua RT  lainnya tidak tinggal diam langsung melakukan pembalasan kepada oknum warga tersebut.

Sementara Kepala kelurahan Inauga Yance K Bunai tiba tiba terkena pukulan oleh oknum warga yang saat itu membongkar sampah saat itu, warga sekitar berusaha melarai perkelahian trersebut hingga aparat keamanan hadir di lokasi kejadian. 

Polisi berhasil mengamankan satu warga dilokasi kejadian sementara pelaku utama melarikan sehingga polisi hanya mengamankan kendaraan roda dua milik pelaku.

“Kami keliling tempat-tempat pembuangan sampah untuk menyampaikan aturan-aturan ini ke masyarakat. Di beberapa tempat kami kasih tahu baik-baik, mereka terima tetapi disini justru berkahir seperti ini,” ujar Lurah Inauga Yance K Bunai ketikda ditemui di lokasi kejadian. 

Lanjut Yance, “Saya mencoba untuk melerai malah saya dipukul. Saya sudah komunikasikan dengan polisi, saya ke rumah sakit dulu setelah itu baru nanti ke polsek,” ujarnya.

Lurah Yance mengatakan, selain menertibkan warga tentang pembuangan sampah, mereka juga tengah melakukan survei lokasi Tempat Pembuangan Sementara (TPS).

Ini merupakan hasil tindak lanjut sosialisasi pengelolaan sampah yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) beberapa waktu lalu. (tim)

2020 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika