Main Area

Main

SKP Keuskupan Timika Soroti Lambatnya Proses Hukum Penembakan Porsite

TIMIKA, TABUKANews.com - Sekretariat Keadilan dan Perdamaian (SKP) Kesukupan Timika menyoroti lambannya pihak kepolisian memproses hukum kasus penembakan yang menewaskan Imakulata Emakeparo. Korban tewas dengan luka tembak di bagian kepala di Cargodock Porsite pada 3 Februari 2018 lalu, tapi hingga masuk Maret, polisi belum menetapkan satupun tersangka.

"Kami merasa proses ini lambat. Tapi saya percaya pihak kepolisian juga sementara melaksanakan proses hukum terkait dengan kode etik. Tapi untuk keluar terkait dengan korban dan masyarakat secara langsung belum dilakukan dan menurut kami lambat,” kata Sekretaris SKP Keuskupan Timika, Rudolof Kambayon kepada wartawan, Rumah Transit Bobaigo, Jalan Cenderawasih, Kamis (1/3).

Pihak SKP telah mengumpulkan banyak informasi terkait peristiwa itu, untuk mengonfirmasi informasi itu, SKP dalam waktu dekat akan turun lapangan bertemu langsung pihak korban dan para saksi. Termasuk mengagendakan pertemuan untuk meminta persetujuan pendampingan hukum dari Keuskupan Timika.

"Kami sudah berkoordinasi dengan salah seorang pengacara dan dia siap dampingi keluarga korban," katanya.

Dalam kasus itu, penyidik Polres Mimika telah melakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi. Pihak kepolisian pun mendorong uji balistik untuk menentukan pelaku penembakan. Penyidik memang telah mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Kejaksaaan Negeri Mimika namun tanpa penetapan tersangka.

Imakulata Emakeparo tewas karena luka robek pada kepala bagian belakang setelah terkena proyektil peluru di Portsite pada Sabtu (3/2) malam lalu. Kasus tersebut berbuntut panjang setelah kerabat membawa jenazah dari RSMM lalu disemayamkan di Kantor DPRD Mimika. Warga pun sempat menghalangi aktifitas di portiste. (tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika