Main Area

Main

Singkirkan Meepago 5-3, Konica Rebut Satu Tiket 16 Besar

 Kesebelasan Konica FC / Foto : Tim

 

TIMIKA,Tabukanews.com - Berhasil menggasak kesebelasan Meepago dengan skor 5-3, kesebelasan Konica finish sebagai juara Pool D sekaligus memastikan satu tiket menuju babak 16 besar, Turnamen Sepakbola Danyonif 754 ENK/20/3 Kostrad Timika, setelah dalam laga terakhir babak penyisihan group yang berlangsung  Lapangan Sepak Bola Markas Yonif 754 ENK Kostrad, Distrik Kuala Kencana, Sabtu (8/12) Sore lalu.

Turun dengan formasi yang berbeda di laga sebelumnya dan mengusung target wajib menang, Trio Pelatih Konica Ismail Ponco, Ramsi Anwar  dan Arman Pakasi memasang trisulanya , Richardo Cawor (9), Osea Mandosir (7) dan Christiun Uron (10) sebagai ujung tombak dan ditengah memasang gelandang elegan sekaligus Kapten Tim Hamid Farah (5).

Sementara kesebelasan Meepago yang menjadikan partai ini partai hidup mati juga tampil dengan kekuatan penuh demi memastikan lolos. Dikomandoi oleh playmaker sekaligus kapten tim , Frans R Kayame (9) dibantu dan ditopang pemain lainya seperti Leoarnardus Butu (17) yang bermain di wing kiri, Yohanes Katagame (10) , Rafael Maiduman (13) dan Ferdinan Magai (15) dimenit awal mampu meladeni kecepatan dari anak anak Konica.

Memasuki pertengahan babak pertama, Konica mulai menemukan ritme serta pola permainan menyerang dengan mengandalkan dua wing backnya yang mampu merengsek naik untuk memberi suplay umpan umpan silang kepada tiga stikernya.

Gol yang dinanti natikan Konica baru tercipta pada menit ke 14 melalui pemain Richardo Cawor (9) yang menerima umpan mendatar dari Hamid Farah , dengan sekali kontrol didalam kotak pinalti mampu menempatkan bola disudut kiri penjaga gawang Meepago yang dikawal oleh Yance Kobepa (1), dan papan skor pun berubah menjadi 1-0.

Memimpin satu gol, Konica terus meningkatkan serangan demi menambah pundi-pundi gol, sebaliknya Meepago mengandalkan serangan balik yang dibangun melalui kapten Tim Frans Kayame namun selalu gagal di barisan pertahanan Konica yang digalang pemian berpengalaman yang lama bermain untuk Persimer dan Persiwa Wamena di Liga Indonesia, Yesaya Desman (14) , Rizal (23) dan Sabil Malabar (3).

Peluang dari kedua tim sama-sama beberapa kali dimiliki namun juga beberapa kali gagal. Konica sebelum menambah gol tercatat beberapa kali mendapatkan peluang, diantaranya Christian Uron dan Osea Mandosir  yang beberapa kali nyaris tercipta gol karena penampilan penjaga gawang Meepago Yance Kobepa yang sore itu tampil cukup baik dengan beberapa kali menyelamatkan bola.

Sebelum turun minum, melalui sebuah skema serangan dari sayap kiri, Richardo Cawor (9) yang memberi umpan kepada Osea Mandosir mampu menyumbang gol bagi Konica setelah memperdayai penjaga gawang Yance Kobepa yang melepaskan tendangan kiri kiri dari sisi kiri penjaga gawang Meepago dan skor pun berubah menjadi 2-0 dan bertahan hingga turun minum.

Dibabak kedua, Meepago memulai laga dengan melakukan beberapa rotasi atau pergantian pemain dengan maksud mengejar ketertinggalan. Alhasil permainan mulai dikuasai anak anak Meepago, yang terus meningkatkan semangat dan pantang menyerah. Sementara Konica performanya dimenit awal babak pertama sedikit menuru.

Semakin gencarnya serangan dari para pemain Meepago membuat pemain bertahan Konica beberapa kali harus membuat pelanggaran. Keberuntungan didapat Meepago pada menit ke 60’, berawal dengan dijatuhkan salah seorang pemain Meepago beberapa meter diluar kotak pinalti mampu membuahkan hasil maksimal.

Bola mati yang diambil kapten Frans Kayame dengan kaki kiri mampu menyarangkan bola ditiang jauh kiri pojok penjaga gawang Konica Carlso J Kabery (1) dan tak mampu diselamatkan , gawang Konica pun bergetar dan gol Frans Kayame ini disambut meriah puluhan supporternya yang memenuhi tribun utam dan papan skor berubah menjadi 2-1.

Setelah gol dari Meepago, tensi permainan mulai tinggi, terlebih Meepago yang ingin menyamakan kedudukan. Jual beli serangan terus terjadi antara keda kesebelasan.

Gol yang dinanti nantikan Meepago akhirnya tercipta dimenit  70  kembali melalui tendangan bebas yang mampu dilesatkan Frans Kayame, namun kali ini di daerah sebelah kanan daerah pertahanan Konica. Dengan menggunakan kaki kanan, Frans Kayame menciptakan gol mirip seperti gol pertamanya dimana mampu menempatkan bola di tiang jauh penjaga gawang Carlos dan skor pun menjadi 2-2.

Namun ketiga menit setelah gol Meepago, pertandingan terpaksa dihentikan oleh wasit karena adanya protes keras dari pemain dan Offisial Meepago. Gol ketiga  dari Konica diciptakan oleh Hamid Farah yang berawal dari tendangan sudut disahkan oleh wasit. Para pemain dan offisial Meepago mengklaim kalau sebelum tercipta gol itu terlebih dahulu seharusnya bola aut gawang.

Sempat terhenti selama 6 menit karena adanya protes, namun wasit Yohanes Waroy tetap pada putusan bahwa gol ketiga dari Konica melalui Osea Mandosir adaah sah sehingga skor menjadi 3-2.

Para pemain Meepago yang sedikit merasa dirugikan wasit terlihat frustasi dan permainan balik dikuasai dimeni menit akhir babak kedua. Sebelum akhirnya Konica menutup kemenangan dengan menambah gol masing masing melalui Richardo Cawor di menit ke 76 dan Rizal di menit ke 89. Sementara satu gol tambahan dari Meepago melalui tendangan pinalti, sehingga skor akhir menjadi 5-3 untuk kemenangan Konica.

Usai laga, pelatih Meepago, Amrosius kepada wartawan mengaku kecewa dengan kepemimpinan wasit serta asisten wasit yang banyak merugikan timnya.

“Kami akui dan terima kekalahan, namun sayang wasit kurang adil dalam memimpin laga. Kami banyak dirugikan. Kekalahan ini akan menjadi pelajaran untuk di turnamen turnamen berikutnyanya,”tegas Amrosius.

Hasil lengkap di group C, Konica Juara group dengan nilai 6, runner Up Ps Elang dengan Nilai 5 sementara diurutan ketiga Meepago dengan nilai 4 dan juru kunci Red Army dengan poin 1. Dilaga 16 besar Konica akan berhadapan dengan Aruka FC . (tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika