Main Area

pesparawi xiii

Main

Sidang Lanjutan Penyelesaian Sengketa Pilkada Agenda Pemeriksaan Saksi dan Alat Bukti

TIMIKA, TABUKANews.com -  Sidang lanjutan Penyelesaian Sengketa Pilkada Kabupaten Mimika dengan pemohon Pasangan Calon (Paslon) Eltinus Omaleng, SE. MH dan Johannes Rettob, S. Sos. M. Si (Omtob) dengan agenda Pemeriksaan Saksi dan Alat Bukti. Sidang tersebut berlangsung di Sekretariat Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) Kabupaten Mimika yang berlokasi di jalan Yos Soedarso, Rabu (28/2).

Hadir dalam sidang tersebut, Ketua Panwaslu Kabupaten Mimika Toni Agapa yang bertindak selaku pimpinan sidang musyawarah didampingi anggota Musyawarah Yohanes Wato dan anggota Imelda Ohee.

Sedangkan pihak pemohon Johannes Rettob, S. Sos. M.Si didampingi kuasa hukumnya Zulkarnain Yunus, SH, Marvey Dangeubun, SH. MH, Daud Bunga, SH, Irwan Anwar, SH, Anselmus Serat, SH, Ketua KPU Kabupaten Mimika Theodora Ocepina Magal, S. KM, Komisioner KPU Divisi Teknis Derek, ST yang didampingi kuasa hukumnya.

Dari pantauan selama sidang berlangsung, keberatan yang diajukan oleh pemohon terkait ijazah milik Eltinus Omaleng. pimpinan majelis musyawarah memberikan waktu kepada kedua pihak dalam hal ini pihak pemohon Omtob dan pihak termohon KPU Kabupaten Mimika untuk menghadirkan saksi-saksi dan alat bukti yang disediakan.

Pemohon didampingi Kuasa Hukumnya menghadirkan 2 alat bukti (5 orang saksi dan bukti tertulis) Diantaranya 3 saksi dari Dinas Pendidikan Makasar dan 2 saksi lain yang dihadirkan merupakan saksi dalam pleno penetapan di Jayapura awal Februari lalu

Dalam keterangan saksi dari pemohon yang merupakan Kabid Pengembangan peserta didik dari Dinas Pendidikan Makasar Muskar Yunus, S. Pd. M. Pd mengatakan, ijazah yang digunakan oleh Eltinus Omaleng, SE. MH sesuai dengan aslinya dan telah di verifikasi oleh pihak terkait sehingga bisa dilegalisir, karena sekolah yang mengeluarkan ijazah tersebut sudah tidak beroperasi.

"Saya yang melegalisir ijazah SMP dan SMA itu pada tanggal 7 Juli tahun 2017," kata Muskar yang dikutip Bintang Papua saat memberikan keterangan di hadapan pimpinan Sidang musyawarah.

Sementara itu Herman Gafur dalam kesaksiannya menyoroti proses pleno penetapan yang dijalankan tidak sesuai mekanisme yang ada. Pihak KPU Kabupaten Mimika tidak menyampaikan kekurangan yang harus dilengkapi oleh pihak Omtob.

"Pernah saudara mengikuti pleno yang dilakukan di Mimika tetang rapat pleno terbuka. Pernah dan pada saat pleno tidak pernah disampaikan kekurangan oleh Pemohon (Omtob)," kata Herman.

Sementara itu termohon dalam hal ini KPU menghadirkan saksi Martina Uamang saat memberikan keterangan bahwa, dirinya pernah tinggal bersama saudaranya yang masih memiliki hubungan saudara dengan Eltinus Omaleng, SE. MH yang pada saat itu Eltinus sudah bekerja di Freeport.

"Saya dari Distrik Hoya dan ke Tembagapura tinggal sama-sama dengan Eltinus. Dia sudah kerja," kata Martina Uamang.

Dalam keterangan saksi termohon dalam hal ini KPU Mimika tidak merasa keberatan dengan penyampaian saksi yang dihadirkan pemohon dalam hal ini Omtob. Sedangkan keterangan saksi dari pihak KPU di protes karena saksi tidak memiliki kedekatan atau hubungan keluarga dengan Eltinus. Selanjutnya sidang akan dilakukan besok (hari ini-red) dengan agenda kesimpulan. (Jer/dzy/tim)

2020 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika