Main Area

pesparawi xiii
DPRD Kabupaten mimika, Ucapan Maulid Nabi Muhammad SAW 2020
Sekwan DPRD Kabupaten mimika, Ucapan Maulid Nabi Muhammad SAW 2020

Main

Sidang di MK Penggugat Akui Paslon No 6 Menang

Jakarta, TABUKANews.com - Mahkamah Konstitusi (MK) pada Jumat (27/7) mulai menyidangkan sengketa pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara marathon. Khusus untuk pilkada kabupaten Mimika tercatat lima pasangan calon (paslon) yang menggugat ke lembaga konstitusi tersebut.

 

Yang menarik, paslon nomor 2 atas nama Robertus Waropea dan Albert Bolang (RnB) di hadapan majelis hakim mengakui kemenangan pasloj nomor 6 Eltinus Omaleng dan Johannes Rettob (OMTOB).

 

Sidang dipimpina hakim ketua Aswanto SH, MH.

Meskipun mengakui menang, RnB melalui kuasa hukumnya Laode Muhamad mengajukan keberatan atas perhitungan suara yang dilakukan KPU dalam sidang pleno. Sikap ini sempat membingungkan hakim.

 

"Bahwa berdasarkan perhitungan suara menurut Pemohon, perolehan suara masing-masing calon sebagai berikut. Nomor Urut 2, saya langsung saja, 22.500. Dan, pasangan nomor 

Urut 6= 23.292. Berdasarkan tabel di atas, Pemohon berada di peringkat 

kedua dengan perolehan suara sebanyak 22.500 suara di 8 distrik 

Kabupaten Mimika. Bahwa selisih perolehan suara Pemohon tersebut disebabkan adanya pengurangan dan kecurangan," ujar  Laode.

 

Mendengar itu, hakim ketua Aswanto  kaget. "Sebentar, sebentar! Saya klarifikasi. Ini menurut anda tetap bukan anda yang peraih terbanyak, ya?" ujar Aswanto. Hal itu diiyakan Laode bahwa OMTOB meraih suara terbanyak sedangkan mereka di urutan kedua.

 

Pada sidang tersebut, lima paslon lain menuntut pemungutan suara ulang (PSU). Berbagai alasan diajukan,l antara lain bahwa pelaksanaan pleno penetapan oleh  KPU pada tanggal 10 Juli 2018 malam dan berakhir pada tanggal 11 Juli dianggap tidak sah.  Dalam proses tersebut, KPU tidak mampu menunjukkan bukti SK pengangkatan delapan KPPS. Yakni, Distrik Mimika Baru, Wania, Kuala Kencana, Tembagapura, lwaka, Mimika Timur, dan Agimuga. 

 

Laode Muhamad menjelaskan jika melihat jumlah suara DPT yang telah ditetapkan KPU Kabupaten Mimika tanpa melalui proses legalitas terhadap KPPS penyelenggara pemungutan, kolom pertama berjumlah 215.787 suara, sedangkan 10 distrik yang telah memenuhi kriteria selaku KPPS atau legal sebagaimana kolom kedua di atas, berjumlah 16.619 suaara. Dengan demikian, maka suara yang dikategorikan memenuhi  syarat formil sebagaimana undang-undang dan legalitas dalam Pemilukada hanya 7%, sedangkan 93% suara adalah telah dipleno secara ilegal dan telah memenangkan pasangan nomor urut 6.

 

Pada sidang perdana tersebut terungkap adanya penangkapan pada saat menjelang rekapitulasi PPK di PPD di Mimika Baru, dimana salah satu pasangan calon berusaha mengubah hasil penghitungan suara. "Ini bisa nanti dikonfirmasi kepada sentra Gakkumdu kabupaten Mimika, dalam hal ini Panwas Kabupaten Mimika," ujar kuasa hukum.(tim)

DPRD Kabupaten mimika, Ucapan HUT Kab.Mimika
Sekwan DPRD Kabupaten mimika, Ucapan HUT Kab.Mimika
2020 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika