Main Area

Main

Sesuai UU Akhir Jabatan DPRD Mimika Sampai Tahun 2020

Anggota Komisi C DPRD Mimika Elias Mirip/ Foto: Tim/Tabukanews.com

Timika, Tabukanews.com - Terkait berakhirnya masa keanggotaan DPRD Mimika periode 2014-2019 pada tanggal 24 November tahun 2019 mendatang. Salah satu anggota DPRD Mimika Elias Mirip  menilai keputusan tersebut keliru. Karena, berdasarkan Undang-undang, 35 anggota DPRD Mimika dinyatakan aktif terhitung sejak diambil sumpah janji, sehingga masa jabatan mereka hinggaakhir tahun 2020.

“Masalah masa jabatan DPRD Mimika. Yang menjadi pertanyaan kenapa daerah lain macam di kabupaten Nduga, Mamberamo, Lany Jaya mereka bisa lantik awal tahun 2020, karena pelantikannya tahun 2015,” kata Elias ketika ditemui di kantor DPRD Mimika, Senin (4/11).

Ia menjelaskan, kalau masa jabatan anggota DPRD Mimika periode 2014-2019 berakhir tanggal 24 November 2019, maka dinilai keliru, sebab bukan hanya DPRD Mimika, Presiden, Gubernur, Bupati, Anggota DPR RI, DPR Provisi, DPRD Kabupaten Kota memiliki masa jabatan yang sama terhitung sejak mereka dilantik.

“Masa jabatan DPRD Mimika itu sampai 24 november 2020, karena masa jabatan presiden, gubernur, bupati dan anggota dewan itu masa jabatan lima tahun sejak terhitung saat dilantik,” jelasnya.

Ia juga membenarkan pernyataan Bupati Mimika Jumat (1/11) lalu yang mengatakan telah membayar hak-hak yang melekat pada keanggotaan DPRD Mimika selama menjabat. Beda halnya saat terjadi keterlambatan pelantikan atau terjadi kevakuman selama 1,8 bulan sehingga anggota DPRD Mimika tidak menerima hak-hak karena saat itu belum dilantik.

“Yang kemarin kami bicara soal hak-hak DPRD itu apabila masa jabatan kita sampai 2020 maka hak-hak itu akan melekat pada kita. Kalau bupati bilang kalau tidak kerja maka tidak dapat hak itu benar, memang 2014-2015 kami tidak kerja karena belum dilantik,” ungkapnya.

Ia berharap, perlu penjelasan terkait dengan masa jabatan keanggotaan DPRD Mimika.(Tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika