Main Area

bayar pajak daerah
pesparawi xiii kab mimika
PON XX Papua

Main

Sepakbola Vakum, Tim Exco Segera Surati ASPROV Papua Terkait Status Kepengurusan ASKAB PSSI Mimika

Timika, TabukaNews.com - Kevakuman pembinaan dan kelangsungan prestasi persepakbolaan di Kabupaten Mimika pasca meninggalnya Ketua PSSI Kabupaten Mimika, Robby K Omaleng,S.IP. MA beberapa bulan lalu, empat Anggota Executif Commite (Exco), Husyen Abdillah , Semy Maury, Burhanudin dan Daniel Womsiwor, akan mengambil langkah dengan segera menyurati Pengurus Asosiasi PSSI Provinsi (ASPROV) Papua untuk mempertanyakan status kepengurusan ASKAB PSSI Mimika.

Hal ini diungkapkan Semy Maury, Burhanudin dan Husyen abdillah mewakili empat anggota Exco ASKAB PSSI Mimika ketika memberikan keterangan pers kepada wartawan di  Jalan Cendrawasih, SP 2 , Rabu (14/7) siang.

"Sejak kepergian Ketua terpilih PSSI Mimika Robby Omaleng nyaris pembinaan dan prestasi sepakbola di Mimika vakum alias mati, dengan tidak adanya turnamen pembinaan dari berbagai jenjang . Karena itu, kami berempat telah sepakat akan segera menyurati Pengurus PSSI Provinsi Papua untuk meminta penjelasan tentang status kepengurusan kedepan.  Sebab, hasil Musda PSSI tahun 2020 lalu, selain Ketua sebagai ketua tim Exco dan empat anggota Exco  lainnya belum sempat dilantik dan dikukuhkan ASPROV PSSI Papua hingga saat ini," kata  Semy Maury.

Semy yang juga pembina sepakbola Kokonao mengakui, status empat anggota Exco adalah sah karena dipilih langsung oleh seluruh club pada saat Musda PSSI, dan saat itu sesuai mekanisme statuta ketua terpilih otomatis menjadi Ketua Tim Exco.

"Tim Exco itu dipilih langsung oleh club dan memiliki legalitas sah, juga pemilihan ketua terpilih saat itu memutuskan Almarhum sebagai ketua terpilih dan sekaligus Ketua Tim Exco. Namun karena Robby Omaleng telah berpulang maka statusnya adalah berhalangan tetap, sehingga sesuai statuta memberikan kewenangan kepada empat anggota Exco untuk berkoordinasi dengan ASPROV PSSI Papua atau dengan Bupati Mimika selaku pembina.Karena itu, kami akan segera mengirim surat dengan tembusan kepada Bupati Mimika untuk mempertanyakan status kepengurusan dan program Kerjs kedepan," kata Semy.

Diakui Semy, bahwa banyak pelatih dan manager club mempertanyakan kelanjutan pembinaan sepakbola di Mimika pasca kepergian Almarhum Robby Omaleng sebagai Ketua ASKAB.

"Kami ditanya dan didesak oleh club-club sehingga kami empat anggota Exco mengambil langkah untuk berkoordinasi dengan Apsrov Papua, sehingga ada kejelasan kepengurusan ASKAB di Mimika. Kami sangat menghormati dan menghargai Almarhum Robby Omaleng yang telah meletakkan dan merancang seluruh program selama tahun 2021 ini, sehingga perlu kita lanjutkan dengan menjalankan semua program yang sudah disiapkan," kata Semy.

Dirinya mengaku bahwa empat anggota Exco siap menerima apapun bila ada keputusan dari Bupati Mimika selaku Pembina Askab PSSI Mimika untuk menentukan dan memberikan  keprcayaan sebagai ketua yang akan memimpin PSSI Mimika, yang penting pembinaan sepakba yang sudah diprogramkan oleh almarhum Robby Omaleng bisa berjalan.

"Karena kami dapat informasi sebelumnya bahwa anggaran untuk ASKAB PSSI Mimika untuk tahun 2021 ini sudah masuk ke rekening PSSI, tinggal menjalankan program pembinaan dan prestasi sepakbola di Mimika. Karena itu, selama belum ada kejelasan status kepengurusan ASKAB PSSI Mimika dari ASPROV maupun belum ada petunjuk dari Bupati Mimika semua kegiatan dan aktifitas yang pada program PSSI untuk bersabar sambil menunggu kejelasan. Karena ini menyangkut penggunaan anggaran harus ada kejelasannya, dan juga menghindari terjadinya penyimpangan penyimpangan yang tidak sesuai dengan kewenangan.

Hal senada juga diakui anggota Exco lainnya, Burhanudin M,  yang tak mempersoalkan siapapun nantinya yang akan dipercayakan menjadi Ketua Askab PSSI Mimika. 

"Kami akan berkoordinasi dengan ASPROV, KONI dan  juga akan berkomunikasi dengan Bupati Mimika untuk status kami,  prinsipnya ketua nantinya atas rekomendasi Bupati kami siap bekerja sama. Sebab status empat anggota Exco adalah sah dan merupakan hasil Musda PSSI yang turut dihadiri oleh pengurus ASPROV PSSI Papua tahun 2020 lalu di Hotel Cendrawasih 66," tegas Burhan.

Burhan berharap status Kepengurusan ASKAB PSSI Mimika segera ada kejelasan, sebab ini berkaitan dengan pengelolaan manajemen kepengurusan dan program program yang sudah ditetapkan sebelumnya.

"Kita tidak bisa hanya diam dan menunggu yang tak pasti, terpenting pembinaan dan prestasi sepakbola di Mimika tetap jalan. Sebab bila tidak dijalankan program, bisa bisa anggaran yang sudah dialokasikan untuk ASKAB PSSI Mimika tidak digunakan dan bisa dikembalikan ke kas daerah," ucapnya. (tim)

2021 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika