Main Area

pesparawi xiii
dprd kabupaten mimika

Main

Seorang Pendulang Meninggal Terbawa Arus Sejauh 10 Meter

Timika, TabukaNews.com - Seorang pendulang yang diketahui bernama Donatus Meak, Rabu (15/7/20) sekitar pukul 07.00 WIT, ditemukan tak bernyawa setelah terbawa arus sejauh 10 meter di mile 36 tepatnya Tanggul Timur, saat menyebrangi arus kencang.
Kapolsek Kuala Kencana, IPTU Y. Sera Ayatanoi,saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut.
"Benar, dan pada saat mendapatkan informasi tersebut, kita dari Polsek Kuala bersama pihak Security langsung respon TKP untuk evakuasi korban," katanya.
Pada saat dilokasi kejadian, kata Kapolsek bahwa pihaknya langsung  menyampaikan ke keluarga korban untuk dilakukan Visum di RSUD, namun pihak korban menolak.
"Alasan dari keluarga korban menolak divisum, karena kematian korban sudah jelas disebabkan tenggelam," Jelas Kapolsek.
Kapolsek juga menerangkan, bahwa kejadian bermula ketika korban bersama satu rekannya hendak pergi mendulang. Dan pada saat menyeberang sungai dengan ketinggian air sebatas dada, posisi korban waktu itu berada dibelakang rekannya.
Kemudian tiba-tiba korban terbawa arus sejauh 10 meter, rekan korban yang melihat itu berusaha untuk menolong dengan cara berenang.  Namun pada saat korban berhasil didapatkan oleh rekannya, korban sudah dalam kondisi tak bernyawa.
"Setelah didapatkan oleh rekan korban. Korban kemudian dibawah ke orangtua angkatnya di mile 35 di daerah Tanggul Barat," terang Kapolsek.
Untuk diketahui setelah korban didapati dan direncanakan untuk dievakuasi ke rumah duka, namun keluarga korban mengalami kesulitan untuk mengevakuasi.  Keluarga korban pun langsung menghubungi pihak Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, Monce Brury, langsung memberangkatkan tim SAR gabungan menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.
"Korban sudah dievakuasi menuju rumah duka yang berada di Komplek Bambu Kuning, Jalan Ahmad Yani," katanya. (tim)

2020 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika