A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/var/cpanel/php/sessions/ea-php73/ci_session04b08e2654489e2a7163712d65367de794fc024a): failed to open stream: Disk quota exceeded

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 176

Backtrace:

File: /home/ptinform/public_html/tabukanews.com/application/controllers/_Public_.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/ptinform/public_html/tabukanews.com/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Failed to read session data: user (path: /var/cpanel/php/sessions/ea-php73)

Filename: Session/Session.php

Line Number: 143

Backtrace:

File: /home/ptinform/public_html/tabukanews.com/application/controllers/_Public_.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/ptinform/public_html/tabukanews.com/index.php
Line: 315
Function: require_once

Tabukanews.com | Sekolah Negeri Dilarang Pungut Biaya Sekolah, Ketahuan Kepsek Siap terima Resiko

Sekolah Negeri Dilarang Pungut Biaya Sekolah, Ketahuan Kepsek Siap terima Resiko

Sekolah Negeri Dilarang Pungut Biaya Sekolah, Ketahuan Kepsek Siap terima Resiko

Timika,TabukaNews.com – Kepada kepala sekolah negeri yang melakukan pungutan kepada calon siswa baru di tengah tahun Pandemi corona ini akan akan menerima sangsi karena tidak mengindahkan instruksi dinas untuk membebaskan biaya masuk sekolah di tahun ini.
Ketua DPRD Mimika Robby Omaleng saat ditemui, Rabu (8/7/20), mengatakan, terkait kekurangan biaya operasional sekolah tidak boleh dibebankan kepada murid dan orang tua karena bisa didorong untuk dimasukkan ke dalam APBD Perubahan yang dalam waktu dekat sesuai jadwalnya akan dibahas pada Agustus depan.


“jangan Bebani orang tua Siswa dengan biaya sekolah, untuk sekolah Negeri itu tidak boleh lakukan pungutan apabila ketahuan Kepsek siap terima resiko,” ujar Robby.
Menurutnya, anggaran dinas pendidikan yang terpotong untuk penanganan COVID-19 pun bisa dipulihkan pada saat pembahasan perubahan APBD karena pendidikan merupakan pos vital sesuai amanat UUD 1945 untuk mencerdaskan anak bangsa.
“kebutuhan sekolah banyak berubah di tengah pandemi COVID-19 ini akan bisa diakomodir ke dalam APBD Perubahan.” Jelasnya.
Omaleng, berharap jangan menjadikan Komite sekolah sebagai tameng untuk melakukan pungutan kepada orang tua siswa, sehingga berharap para siswa  di semua jenjang pendidikan bisa belajar dengan giat menimba ilmu sebanyak-banyaknya untuk menatap masa depan yang cerah sebagai generasi penerus bangsa di daerah ini.
Ia mendorong pihak managemen sekolah untuk untuk menyusun kebutuhan sekolah yang bertambah karena menerapkan protokoler kesehatan di lingkungan sekolah. 
Sementara itu untuk sekolah Swasta, tidak boleh menarik biaya masuk yang hingga mencekik leher para orang tua murid. Seharusnya pihak manajemen sekolah sekolah swasta untuk berkordinasi dengan Dinas Pendidikan agar dapat menemukan solusi terkait biaya-biaya pendidikan yang akan diberikan kepada orang tua siswa. (tim)

Idul Fitri 1 Syawal 1443 H

dprd kabupaten mimika
keluarga johannes rettob
bpkad kabupaten mimika
kesbangpol kabupaten mimika
perhubungan kabupaten mimika
dprd kabupaten mimika
tanaman pangan kabupaten mimika
pendapatan daerah kabupaten mimika
tp-pkk kabupaten mimika
kampung nawaripi

Tentang Kami

Memberikan informasi yang benar karena kami Berpihak Pada Kebenaran yang Jernihnya Nyata