Main Area

Pelantikan dprd mimika

Main

Sekda : Pemalangan Kantor Pemerintahan Sebagai Teguran Penataan Organisasi Kedepan

Penjabat Sekda Mimika Drs. Marthen Paiding. M. MT/Foto : Dok Tabukanews.com

 

Timika,TabukaNews.com - Fenomena pemalangan kantor layanan pemerintahan lingkup Pemkab Mimika jelang akhir tahun 2019 terjadi secara beruntun mulai dari pemalangan kantor (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukapil) Kabupaten Mimika, Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika, serta Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Mimika.

Penjabat Sekda Pemkab Mimika, Drs. Marthen Paiding, M. MT menilai tersebut terjadi sebagai teguran untuk perbaikan penataan organisasi sekaligus kepekahan terhadap situasi dan kondisi roda pemerintahan di Mimika.

"Itu semua sebagai masukakan kepada kami di Pemkab supaya bagaimana kami harus menata organisasi pemerintahan. Juga sebagai aspirasi supaya kami pekah terhadap situasi dan kondisi yang ada," kata Penjabat Sekda saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (21/10).

Namun menurut dia, dalam penyampaian aspirasi khusus yang dilakukan oleh ASN atau pegawai pemerintahan, harus dalam koridor yang berlaku. Dalam artian tidak harus menutup pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, sebagai pimpinan pemerintah akan memberikan tindakan tegas bagi setiap pegawai yang melanggar aturan PP nomor 53.

"Kita lihat apa yang menjadi tuntutan mereka. Kalau memang dengan sengaja menghambat pelayanan kepada masyarakat, maka akan diberi tindakan tegas, sekurang-kurangnya pembinaan. Dan kalau tidak bisa dibina, berarti diberhentikan," tuturnya.

Setiap aspirasi tidak harus mencedrai tatanan pemerintahan dengan melakukan pemalangan kantor . Jika bawahan merasa tidak puas dengan pola kepemimpinan atasannya, maka harus disampaikan kepada Bupati, Wakil Bupati, Sekda ataupun para Asisten. Selanjutnya selaku pimpinan daerah, Bupati akan memutuskan satu tindakan sebagai jawaban atas aspirasi tersebut.

"Kami sudah sampaikan teguran kepada beberapa ASN yang melakukan aksi pemalangan kantor karena itu merusak tatanan pemerintahan. Kita bisa diskusikan secara baik," jelasnya. (Tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika