Main Area

Main

Satu Jenazah Korban Penembakan KKB Diberangkatkan ke Pangkep

Peti jenazah Herianto ketika diusung memasuki mobil ambulance untuk menuju Bandara Mozes Kilangin/Foto : Tim-Tabukanews. com

Timika,TabukaNews.Com-Herianto,satu dari tiga jenazah yang sebelumnya mendapatkan formalin di RSUD Mimika sudah diberangkatkan ke kampung halaman yakni Pangkep pada Sabtu (26/10) sekira pukul 14.30 wit.

Jenazah almarhum Herianto diberangkatkan dengan menggunakan pesawat Garuda 655 dengan didampingi langsung keluarga dan perwakilan dari pemerintah Kabupaten Intan Jaya. Sementara untuk dua jenazah,Rizal (31) dan La Soni (25) direncanakan akan dipulangkan pada Minggu (27/10) pagi dengan pesawat Sriwijaya.

Melalui release yang diberikan kepada media, Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni,yang melihat langsung kondisi jenazah mengecam keras perbuatan biadab yang dilakukan oleh kelompok Lekagak Telenggen yang tidak berperikemanusiaan. Bupati juga menghimbau seluruh kepada masyarakat Intan Jaya untuk tetap tenang dan waspada. Serta menghimbau kepada para tukang ojek yang beroperasi di wilayah Intan Jaya untuk membatasi kegiatan untuk sementara waktu. 

Untuk diketahui Pemerintah Kabupaten Intan Jaya akan membantu seluruh biaya pemakaman para korban.

Sementara,Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Herman Asaribab, menyampaikan turut berduka cita atas kejadian yang menimpa ketiga korban akibat ulah dari kelompok separatis bersenjata. 

"Perbuatan teror ini jelas membuktikan bahwa kelompok separatis selalu berusaha mengganggu kedamaian di tanah Papua. Ini jelas bukan perbuatan orang-orang yang mengenal Tuhan," ungkap Pangdam.  Pangdam menegaskan,bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan unsur kepolisian dan pemerintah daerah untuk melakukan pengejaran terhadap kelompok separatis yang selalu menciptakan teror dan ketakutan pada masyarakat.

"Mari kita bersama-sama menghentikan konflik yang terjadi di Papua. Papua adalah tanah yang diberkati Tuhan, jangan memberi kesempatan kepada pihak mana pun untuk menjadikan Papua sebagai wilayah konflik dan menjadi penghalang berkat bagi masyarakat Papua," tegasnya.(Tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika