Main Area

pesparawi xiii

Main

Satresnarkoba Musnahkan 69,48 Gram Narkotika

Satresnarkoba Musnahkan 69,48 Gram Narkotika/Foto: Tim

 

Timika, TabukaNews.Com-Satuan reserse narkoba Polres Mimika akhirnya memusnahkan barang bukti narkotika sebanyak 69,48 gram di halaman Kantor Polres Mimika, Senin (2/3).

69,48 gram narkotika yang dimusnahkan dengan cara dibakar dan dilarutkan kedalam air mendidih terdiri dari sabu sebanyak 55, 29 gram dan ganja sebanyak 14,19 gram dari tangan delapan tersangka, masing-masing berinisial AI, GDL, IR, RW, RM, AW,  F dan AR.

Pemusnahan 69,48 gram jenis narkotika ini disaksikan langsung oleh pihak Kejaksaan Negeri Mimika dan BNNK Mimika.

"Terkait perkara tersebut yang bersangkutan dikenakan pasal 114 ayat 1 dan 2. Pasal 111 ayat 1, pasal 112 ayat 1, 2 dan pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika," kata Kasat Narkoba Polres Mimika Iptu sugarda Aditya wibawa.

Diterangkan Kasat Narkoba, untuk tempat kejadian perkara terhadap masing-masing tersangka, antara lain tersangka pertama berinisial AW tertangkap pada tanggal 4 Desember 2019 sekitar pukul 23.30 wit dilokasi SP4.

Sedangkan tersangka kedua berinisial GDL ditangkap di Jalan Ahmad Yani tepatnya gang Singaraja tanggal 19 Februari 2020 sekitar pukul 15.00 wit. Kemudian tersangka ketiga IR ditangkap dilokasi Nawaripi Dalam tanggal 28 Januari 2020 pukul 19.30 wit.

Sementara untuk tersangka ke empat RW tertangkap di jalan Papua tepatnya belakang SMA N 1 tanggal 14 Februari 2020 sekitar pukul 11.30 wit.

Untuk tersangka kelima berinisial RM ditangkap di jalan Cenderawasih disalah satu hotel pada tanggal 21 Februari 2020 sekitar pukul 14.00 wit. Tersangka ke enam AR ditangkap di jalan Cenderawasih pada tanggal 29 Januari 2020 sekitar pukul 00.15 wit.

Selanjutnya tersangka ketujuh berinisial AW ditangkap di jalan Surya Mekar tanggal 21 Februari sekitar pukul 15.00 wit. Dan tersangka kedelapan berinisial AW ditangkap di SP1 jalur selatan  tanggal 23 Februari 2020 sekitar pukul 17.00 wit.

"Mereka semua ini bukan satu kelompok karena jaringannya berbeda, ada yang peroleh barang dari Sulawesi dan ada yang peroleh dari Jawa," terang Kasat Narkoba.

Disampaikan juga bahwa untuk para tersangka ini ada yang berperan sebagai kurir dan bandar. Dan penangkapan terhadap para tersangka ini mulai dari bulan Desember 2019 hingga Februari 2020.

"Jadi bandarnya ada dua orang. Dari delapan tersangka dua sudah masuk tahap satu, yang lainnya masih dalam proses penyidikan karena masih dalam uji lab di Makasar," ungkap Kasat Narkoba. (Tim)

2020 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika