Main Area

pesparawi xiii
DPRD Kabupaten mimika, Ucapan Maulid Nabi Muhammad SAW 2020
Sekwan DPRD Kabupaten mimika, Ucapan Maulid Nabi Muhammad SAW 2020

Main

Sambut Relaksasi, 10 Juni Kabupaten Puncak Buka Akses Penerbangan

Ilaga,TabukaNews.com -  Pemerintah Provinsi dan Kabupaten papua telah mengambil kebijakan relaksasi, maka transportasi udara dan laut bisa membawa penumpang, sehingga khusus Kabupaten Puncak, telah mengambil kebijakan untuk membuka kembali akses penerbangan penumpang,  resmi dibuka pada 10 juni 2020, baik keluar dari Kabupaten Puncak, maupun masuk ke Wilayah Kabupaten Puncak.

Hal itu diungkap Bupati Puncak Willem Wandik, SE,M.Si, dalam pres rilis yang diterima, Senin (8/6/20). Bahwa berdasarkan hasil kesepakatan antara Forkompinda Provinsi Papua yang dipimpin leh Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal,dan para kepala daerah se Propvinsi Papua, di Swiss bell hotel Jayapura, Rabu (03/06),dimana, hanya saja untuk  penumpang yang mau masuk ke Kabupaten Puncak,harus memenuhi syarat-syarat protokoler kesehatanyang begitu ketat, seperti rapid test, dan surat-surat kesehatan bebas covid dari Dinas Kesehatan,dan syarat lainnya,lantaran Kabupaten Puncak, sampai saat ini merupakan Kabupaten yang masuk dalam daerah zona hijau.

 “ Kepada seluruh masyarakat maupun Apararatur Negeri Sipil (ASN) Kabupaten Puncak,bahwa Tanggal 10 Juni akan dibuka penerbangan penumpang, baik dari Ilaga keluar ke Timika, Nabire dan sekitaranya,dan juga tanggal 10 Juni menjadi catatan penting,”  jelas Wandik. 

Menurutnya, jika selama ini tidak ada penerbangan dari Timika maupun daerah luar ke Ilaga,tetapi tanggal 10 Juni sudah sepakat untuk dibuka,penumpang boleh ke ilaga, namuan dengan catatan harus ada surat rapid test dan surat kesehatan bebas covid dari instansi terkait, dan surat yang lain,baru bisa diiziingkn masuk ke Ilaga. 

“ jika surat-surat sesuai dengan protocol kesehatan tidak lengkap, maka jangan paksa mau masuk ke Ilaga,” Terangnya. 

Sebab Kata Bupati, kabupaten Puncak merupakan daerah yang perlu dijaga secara bersama, artinya menjadi lampu kuning bagi semua masyarakat Puncak, dalam rangka bagaimana penanganan dan memutus rantai penularan covid-19 di Kabupaten Puncak, sebab daerah Puncak dan beberapa daerah di pegunungan tengah,belum disentuh oleh Covid-19.

Oleh sebab itu, Bupati menhimbau kepada masyarakat maupun ASN, siapapun yang berkepentingan ke  kabupaten Puncak, belum memenuhi standar penanganan covid-19, jika satu  orang saja positive covid-19 saja di Kabupaten Puncak, maka pasti kami akan kebingungan.

 “marilah kita Bersama-sama menjaga Kabupaten Puncak,karena fasilitas kesehatan maupun tenaga medis juga masih minim, ,”tambahnya.

Bupati juga mengimbau  kepada masyarakat yang tidak berkepentingan janganlah memaksa untuk naik ke Ilaga,Kabupaten Puncak, lebih baik bertahan di Timika, Jayapura,Nabire, sehingga daerah kabupaten Puncak, tetap bebas dari covid-19 tetap dipertahankan.

“Mari kitorang bekerja sama, kitorang bisa, kitorang mampu untuk mengedelikan virus covid-19, kitorang sayang kabupaten, dengan mematuhi aturan protocol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah wa,wa,wawa, kinaonak Amolonggo,” harapnya.(tim)

DPRD Kabupaten mimika, Ucapan HUT Kab.Mimika
Sekwan DPRD Kabupaten mimika, Ucapan HUT Kab.Mimika
2020 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika