Main Area

Main

RPM Akan Dijadikan Jadi RRI di Timika

TIMIKA, TABUKANews.com - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Mimika Dionisius Mameyao dalam program kerjanya akan meningkatkan status Radio Publik Mimika (RPM) menjadi Radio Republik Indonesia (RRI) karena tidak memiliki ikatan dengan pihak Pemerintah maupun pihak Swasta, dengan tujuan untuk menyampaikan hasil pembangunan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika kepada masyarakat.

"Kita itu mulai dari bagaimana kita mengkomunikasikan tugas dari tanggung jawab pemerintah agar dapat disalurkan dan didengar oleh masyarakat seperti apa yang dilakukan oleh kominfo melalui radio," kata Dionisius Mameyao saat dijumpai  diruang kerjanya di Sentra Pemerintahan, Selasa (6/2).

Ia mengkaui ada stasiun radio yang dikelola oleh Bidang Kominfo sewaktu masih bergabung bersama Dishub Kabupaten Mimika yang bernama Radio Bumi Mimika, hanya saja dirinya berpikir bagaimana meningkatkan status radio tersebut menjadi RRI sehingga bisa menjangkau wilayah-wilayah yang susah mendapat informasi publik terkait perkembangan pembangunan di Mimika.

"Ada program kepemimpinan saya radio RBM itu saya tidak aktifkan karena seharusnya kita berpikir bagaimana untuk kita buat RRI itu ada di Timika, jadi kita akan kerjasama dengan radio publik Mimika (RPM)," tegasnya.

Ia menjelaskan, saat ini hanya satu radio di Timika yang dimiliki oleh publik diluar dari Pemerintah dan pihak swasta dan telah ditetapkan dalam Perda tahun 2012 dengan bunyi " radio publik mimika yang dimiliki oleh publik" sehingga kedepannya ada kerjasama antara Pemkab Mimika dan RPM.

"Karena radio merupakan salah satu yang ada di Timika yang dimiliki oleh publik dan itu juga sudah ditetapkan melalui peraturan daerah tahun 2012 radio itu bukan miliknya LPMAK dan bukan milik Pemerintah tetapi itu milik Publik," terangnya.

Ia mengungkapkan bahwa, selama ini pihak LMPAK sangat berperan besar dalam pengoperasian radio tersebut dan jangkauannya juga termasuk luas sehingga program yang akan dijalankan fokus untuk status RPM menjadi RRI.

"Selama ini LPMAK yang mengambil peran besar sehingga pemerintah juga harus ikut serta membantu supaya Bagaimana radio ini harus berdiri dan jangkauan informasinya pun akan lebih," katanya. (Jery/dzy/tim)

2018 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika