Main Area

pesparawi xiii
DPRD Kabupaten mimika, Ucapan Maulid Nabi Muhammad SAW 2020
Sekwan DPRD Kabupaten mimika, Ucapan Maulid Nabi Muhammad SAW 2020

Main

Resmi, Rapid Tes di Mimika Rp 75000 Ribu Untuk Pelaku Perjalanan

Timika,TabukaNews.com –  Pemda Mimika melalui dinas Kesehatan Kabupaten Mimika sejak 21 oktober telah menetapkan biaya rapid tes kepada warga pelaku perjalanan  di seluruh fasilitas kesehatan pemerintah dengan tarif rp 75 000 ribu dari biaya sebelumnya Rp 600 00 ribu. 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika Reynold Ubra, mengatakan pemberlakuan ditetapkan mulai hari ini (rabu 21 oktober 2020) terkait harga rapid test bagi warga masyarakat kabupaten mimika yang ingin melakukan perjalanan keluar kota yang dilakukan di sejumlah puskesmas di kota timika. 

Menurutnya, berdasarkan peraturan Bupati Mimika nomor 28 tahun 2020 tentang perubahan atas peraturan Bupati Mimika nomor 14 tahun 2020 terkait  tarif pelayanan kesehatan pemeriksaan rapid test covid-19 pada puskesmas di Kabupaten Mimika.

Dijelaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika Sebelum menetapkan dan  memberikan tarif harga rapid test kepada para pelaku perjalanan itu sebesar Rp. 600.000. 

Namun tarif tersebut hanya berlaku secara universal. Reynold menjelaskan bahwa kebijakan tersebut hanya  untuk mengurangi perjalanan masyarakat ke luar Timika.

“Mulai hari ini harga rapid tes di puskesmas hanya 75 ribu kita turun harga ini tidak ada kaitannya dengan isu yang terdengar di masyarakat, soal tarif ini sudah disiapkan dari beberapa bulan yang lalu,” kata Reynold di hotel Grand Mozza, Selasa (20/10).

Reynold menegaskan layanan rapid tes hanya dikeluarkan oleh fasilitas kesehatan milik pemerintah tidak untuk klinik dan fasilitas kesehatan swasta tidak menyediakan dan mengeluarkan rekomendasi surat keterangan sehat terhadap pelaku perjalanan.

“didalam peraturan tersebut,  pelayanan rapid tes hanya yang mendapatkan ijin di lakukan pada puskesmas, sedangkan klinik kami larang untuk melakukan rapid test kepada para pelaku perjalanan,” ungkap Reynold.

Surat itu sudah dilangyangkan kepada seluruh pemilik klinik dan apotik swasta untuk tidak lagi melakukan pemeriksaan rapid test dengan alasan apapun juga, Alasannya karena unit layanan kesehatan yang tidak tercantum dalam peraturan tersebut juga menyediakan layanan untuk rapid test.

Reynold menambahkan, para Pelaku perjalanan ini bukan orang sakit makanya harus dijaring  kemudian setelah terbukti reaktif bisa secepatnya ditangani. (tim)

DPRD Kabupaten mimika, Ucapan HUT Kab.Mimika
Sekwan DPRD Kabupaten mimika, Ucapan HUT Kab.Mimika
2020 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika