Main Area

pesparawi xiii
HUT Republik Indonesia Ke 75
HUT Republik Indonesia Ke 75
HUT Republik Indonesia Ke 75

Main

Reses Dapil II, RT Pertanyakan Honor dan Minta Perbaikan Jalan

Timika,TabukaNews.com - Kegiatan Reses I Daerah Pemilihan (Dapil) II Distrik Mimika Baru oleh Robby Omaleng selaku Ketua DPRD,Yustina Timang Fraksi Nasdem, dan Herman Gafur, Sekretaris komisi C.
Dalam jejaring aspirasi Aspirasi warga, di Distrik Miru, para RT keluhkan honor yang tidak dibayar selama delapan bulan, begitu juga dengan pembangunan jalan yang telah diusul berulang-ulang namun tidak kunjung direalisasi.
Membuka pertemuan tersebut Robby Omaleng pada kesempatan itu mengatakan, Reses ini guna menjaring aspirasi masyarakat, agar mengetahui apa yang menjadi keinginan warga, juga dilibatkan para RT, sehingga mengetahui jelas persoalan ditengah masyarakat.
"Kita di DPRD melekat tingal fungsi yaitu monitoring, penganggaran, Sehingga DPRD siapkan Perda agar tidak terjadi benturan dengan RPJMD," Jelasnya.
Sementara itu Yustina Timang, mengatakan, dewan meninjau lapangan, untuk mengetahui apakah usulan itu sudah terakomodir dalam musrembang, terutama pembangunan jalan, karena banyak keluhan soal itu
"Nanti kita lihat dilapangan dan cocokan apakah betuk yang diusulkan sesuai kondisi dilapangan," Ucapnya.
Modestus ketua RT4 kelurahan Timika indah, mengeluh persoalan jalan yang sudah hancur seperti jalan perjuangan ujung, jalan kesehatan,  Jalan depan hotel 66  dan Jalan durian, ini merupakan jalan alternatif,  maka  meminta pembangunan jalan harus difasilitasi dengan drainase
"Coba tolong dikontrol jalan tailing ini dua bulan kerjakan saja sudah hancur, kontraktor cari untung makanya kwalitas jalan dibangun kurang baik,"terangnya
Selain jalan, ia juga meminta soal penerangan, karena begitu banyak begal sehingga warga tidak merasa nyaman.
Hal yang sama juga disampaikan Mias Bunai warga dari kelurahan Wanagon, meminta perhatian pemda untuk air bersih, dan pelebaran jalan, karena selama ini jalan lorong ditempatnya,  hanya empat meter khusus di jalan SP 2 RT 4.
Adapula Markus warga Kelurahan Digonarama RT 9, pertanyakan soal BLT, ia mengatakan, hingga kini ia tidak tahu bagaimana agar bisa mendapat bantuan, karena sebagian besar, warga di RT 9 tidak menerima BLT, dan wargapun akhirnya menuntut haknya  kepada ia sebagaj ketua RT, sedangkan ia tidak paham,   dan  tidak pernah penikmati .selain itu pengajuan drainase yang selama ini diajukan ke Pemda hingga kini tidak dijawab, padahal kelurahan tersebut ada di tengah kota.
Dewan Menjawab Pertanyaan Warga. Yustina Timang menaggapi aspirasi warga, kata ia tentu setiap persoalan yang disampaikan warga akan didorong dalam APBD 2021, mengenai sampah harus ada gerakan juga dari RT, sehingga setiap Kadistrik harus mendorong RT untuk bekerja

Sedangkan soal honor RT robby Omaleng meminta semua kepala RT dapat bersabar lagi, karena sementara diproses.
 "Mudah-mudahan honor RT direalisasikan di perubahan, namun intinya itu akan menjadi prioritas utama, hanya saja, karena ada perollingan pejabat tentunya semua itu akan ada penyesuaian,"jelas Robby
Terkait persoalan fisik, seperti pembangunan jalan, ini akan didiskusikan dengan dinas teknis , dan mengenai data, ia aku  saat ini memang belum dilakukan secara akurat, sehingga banyak bantuan covid bagi masyarakat salah sasaran, tentu yang rugi masyatakat ditingkat kelurahan.
"Tentu hal ini juga menjadi tolak ukur untuk penertiban admitrasi di Dinas Sosial (Dinsos),"ujarnya
Hal yang sama dikatakan Herman Gafur, bahwa data yanng dipakai data 2015 bahawa data penerima bantuan di Dinsos sebanyak 25 ribu, data tersebut memang belum akurat, karena pastinya ada warga yang telah bepindah alamat,  sehingga ada warga yang dikelurahan tidak menerima bantuan. (tim)

2020 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika