Main Area

bayar pajak daerah
pesparawi xiii kab mimika
PON XX Papua

Main

Rapat Panpel Pesparawi ke XIII se Tanah Papua Kembali Digelar

Timika, TabukaNews.com - Rapat koordinasi Panitia Pelaksana (Panpel) Pesparawi XIII se-tanah Papua tahun 2021 kembali dilaksanakan, Kamis (15/4) di Hotel Grand Tembaga.

Ketua Umum, Johannes Rettob S.Sos, MM yang juga adalah Wakil Bupati Mimika mengatakan rapat yang digelar hari ini merupakan rapat perdana setelah adanya wabah covid-19 yang telah membuat segala rencana kerja dibatalakan.

Rapat yang dihadiri oleh para koordinator maupun perwakilan unsur Panitia Pelaksana Pesparawi XIII dipimpin oleh ketua umum Johannes Rettob didampingi Sekretaris Umum Dr I Nyoman Putu Arka.

Johannes menyampaikan, karena masih dalam situasi Covid-19 kegiatan Pesparawi se Tanah Papua dilaksanakan secara terpisah, Papua Barat diikuti 13 kabupaten/kota, dan Provinsi Papua rencananya diikuti 28 kabupaten kota. 

“Seharusnya 39 kabupaten/kota, namun Boven Digoel sudah mengundurkan diri” ucapnya.

Maksud dari pemisahan tersebut bertujuan untuk mengurangi jumlah orang yang datang ke Timika. 

Untuk kegiatan yang di Papua Barat sudah dilaksanakan dan Kaimana menjadi juara umum. Kegiatan itu dilaksanakan di 4 kota, yang pembukaannya dilaksanakan di Manokwari, kemudian lombanya di Kaimana dan Fakfak, lalu penutupannya di Sorong.

Menurut hasil rapat LPPD dan Panitia Pesparawi di Jayapura pada November 2020 lalu, memutuskan pelaksanaan Pesparawi XIII tetap di lakukan di Timika. 

"Pesparawi adalah ajang orang berkumpul bersama untuk memuji Tuhan, bukan soal menyanyi siapa yang paling baik. Lalu disepakati, jika PON jalan berarti Pesparawi juga jalan” ungkapnya.

Rencananya PON akan dilaksanakan pada tanggal 2-15 Oktober 2021 dan Pesparawi pada tanggal 30 Oktober hingga 6 November 2021.

Dalam rapat kali ini, Johannes menekankan untuk menambah bidang IT di dalam kepanitiaan pelaksanaan kegiatan Pesparawi.

“Yang harus disiapkan tambahan bidang khusus IT, semua lomba harus disiarkan secara live streaming” ucapnya.

Karena adanya wabah Covid-19, banyak perubahan yang terjadi dalam pelaksaan Pesparawi. Selain pelaksaan Pesparawi yang mundur, SK panitia 2020 juga telah direvisi. Walaupun demikian Ia berharap semua bidang mulai berkoordinasi satu sama lain.

"Sebelumnya kegiatan akan dilaksanakan di gereja-gereja, tetapi setelah survey dengan LPPD Papua keputusan berubah. Disepakati memakai venue dan dua gereja. Di futsal dan biliard," ungkapnya. 

Rencananya pada minggu depan di hari Kamis, kembali akan dilakukan rapat seperti hari ini. Oleh sebab itu ia menuntut semua ketua-ketua bidang dalam satu minggu ini dapat mengatur rencana anggarannya masing-masing sehingga dapat diplenokan minggu depan.

Sementara Sekretaris Umum Dr I Nyoman Putu Arka, ada beberapa hal yang perlu segera dilakukan oleh panitia pelaksana dalam mempersiapkan pelaksanaan Pesparawi.

“Menyiapkan update perencanaan kegiatan masing-masing bidang, merealisasikan perencanaan yang telah disepakati untuk mewujudkan kesiapan bidang-bidang” katanya.

Menjaga semangat kerjasama TIM untuk suksesnya tugas masing-masing, mengkoordinasi secara terpadu dengan pihak-pihak terkait untuk mendukung kelancaran tugas, tutup Dr I Nyoman. (Dzy)

2021 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika