Main Area

pesparawi xiii
dprd kabupaten mimika

Main

Puskesmas Timika Jaya Tunggu Penilaian Akreditasi

TIMIKA, TABUKANews.com - Puskesmas Timika Jaya (SP2) kini tinggal menunggu penilaian akreditasi dari Komite Akreditasi Puskesmas pada 2018 ini. Setelah proses akreditasi, dalam waktu tiga bulan, puskesmas akan menerima hasilnya seperti apa. 

“Tiga bulan setelah penilaian baru hasilnya Komite Akreditasi Puskesmas umumkan. Kami berharap hasilnya baik dan sekarang kami  tinggal menjalankan rekomendasi yang dikeluarkan tim surveiyor akreditasi,”kata Kepala Puskesmas Timika Jaya,  dr Moses Untung kepada wartawan saat ditemui di Kelurahan Wanagon SP2, Sabtu (10/3). 

Dalam proses penilaian itu, kata dr Moses, pihaknya mengerahkan semua potensi yang ada di puskesmas seperti  tenaga kesehatan (nakes), peralatan kesehatan, dan fasilitas dan sarana pendukung lainnya. Selama penilaian pihaknya, menyampaikan, menunjukan serta menjelaskan semua apa yang diminta oleh tim penilai akreditasi.   Sebagai penanggunjawab dan pelaksana tentu berharap hasil penilaian bagus dan memuaskan.

Akreditasi Puskesmas ini kata dr Moses sangat penting mengingat sebelum 2020, semua puskesmas di Indonesia sudah harus terakreditasi.  Dengan demikian penilaian akreditasi ini menjadi salah satu syarat agar bisa bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. 

“Untuk mendapatkan dana kerjasama dengan BPJS Kesehatan, syarat utamanya puskesmas harus terakreditasi,”terang dr Moses.  

Sementara itu untuk sarana dan prasarana Puskesmas jelas dr Moses, memang masih banyak yang perlu ditambah. Dari hasil penilaian tim komite akreditasi, ada pembangunan yang bisa dikerjakan puskesmas dan ada yang harus dan wajib dikerjakan Dinas Kesehatan (Dinkes).

Konsekwensi dari puskesmas yang terakteditasi jelas dr Moses, semua tahapan pelayanan dan persediaan sarana prasarana harus terjamin. Dengan ini, maka mutu pelayananya kepada pasien juga akan terjamin. 

Sampai saat ini jelas dr Moses, pelayanan mereka sudah sesuai standar  Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mulai dari pelayanan loket sampai penanganan pasien. Pelayanan standar juga berlaku bagi kegiatan pelayanan kesehatan di luar gedung puskesmas. 

Untuk penambanan sarana Puskesmas sendiri, SP 2 masih membutuhkan sarana mobil puskesmas keliling (Pusling), pembangunan tempat parkir, instalasi pembuangan limbah belum memenuhi standar. 

“Semua harus sesuai standar. Ini tanggung jawab semua, kami benahi sesuai kemampuan puskesmas, yang memang menjadi tugasnya puskesmas. Selebihnya terakomodir melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) sudah konsekwensi dengan akreditasi puskesmas, maka semua harus sesuai dengan standar,”terang dr Moses. (tim)

2020 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika