Main Area

pesparawi xiii
ibu etina diwitau omaleng
ibu etina diwitau omaleng
ibu etina diwitau omaleng
ibu etina diwitau omaleng
hari raya pekabaran injil 5 Februari 2021

Main

Puluhan Warga Demo Realisasi Janji Komitmen PT PAL Kepada Pemilik Hak Ulayat

Timika, Tabukanews.com - Puluhan warga pemilik hak ulayat lokasi perkebunan kelapa sawit milik PT Pusaka Agro Lestari di Timika, Kabupaten Mimika menggelar aksi demo menuntut ganti rugi lahan dan menagih janji yang pernah disampaikan kepada masyarakat pemilik hak ulayat di kantor PT. PAL jalan Trans Timika – Nabire pada Selasa, (12/01/2021) .

 

Warga pemilik hak ulayat yang menggelar aksi demo tersebut adalah warga suku Mee dan Moni yang merupakan dua dari tiga suku pemilik hak ulayat lokasi perkebunan kelapa sawit selain suku Kamoro.

 

Dalam orasinya, massa mempertanyakan realisasi janji atau komitmen PT PAL kepada pemilik hak ulayat seperti pembangunan rumah permanen, pemberian sebanyak 4 hektare lahan plasma, pendirian fasilitas kesehatan, sarana air bersih hingga janji untuk memberikan beasiswa sekolah ke luar negeri.  

 

Massa juga meminta agar PT PAL dapat mengakomodir 14 marga yang lain dari total 18 marga suku Mee dan Moni yang menjadi pemilik hak ulayat area perkebunan sawit yang selama ini tidak pernah dilibatkan namun lahan mereka telah diambil untuk dijadikan sebagai area perkebunan sawit. 

 

Selain itu massa juga meminta agar managemen PT PAL harus memberikan kompensasi kepada pemilik hak ulayat atas hutan yang telah ditebang dan kayunya diambil kemudian dijadikan perkebunan kelapa sawit.

 

“Ini adalah demo damai masyarakat Moni dan Mee, kami datang untuk menuntut hak-hak kami yang selama ini tidak pernah terealisasi. Orang tua-tua kami yang terlibat di dalam negosiasi bersama PT PAL pun sampai saat ini kehidupan mereka sama saja tidak ada perubahan yang diberikan dengan kehadiran PT PAL. Tidak terjadi seperti perjanjian-perjanjian awal,” ujar salah satu pendemo dalam orasinya. 

 

Mewakili manajemen PT PAL, Ilham Sitorus, yang juga sebagai konsultan mengatakan, sejak 2009, PT PAL mengadakan kerja sama dengan masyarakat Kiyura Pantai, Kiyura Gunung, Kamora Gunung dan Iwaka.  

 

PT PAL kata Ilham tidak mengetahui pemilik lain di luar empat pemilik hal ulayat yang telah bekerja sama selama ini. Kerja sama PT PAL ini juga kata Ilham berdasakan rekomendasi pemerintah kabupaten Mimika terkait pemilik hak ulayat lokasi perkebunan sawit PT APL saat ini. 

 

"Setelah hari ini dinyatakan bahwa kepemilikan area perkebunan PT PAL juga milik suku Mee dan Moni, kami PT PAL tidak bisa mengatakan ya dan tidak. Kami tidak mengetahui. Untuk itu perlu diselesaikan bersama pemerintah dan empat pemilik hak ulayat yang lain sehingga persoalan ini dapat diselesaikan," kata Ilham. 

 

Berdasarkan hasil kesepakatan pihak PT PAL dan massa pendemo, persoalan terkait tuntutan warga suku Mee dan Moni akan diselesaikan dengan melibatkan pemerintah kabupaten Mimika sebagai fasilitator. 

 

Kedua belah pihak sepakat akan melakukan pertemuan dalam waktu dekat agar persoalan ini dapat segera diselesaikan.

 

Sementara itu, tokoh pemuda suku Moni, Erianus Hesen Hanau yang juga sebagai pemilik hak ulayat lokasi perkebunan sawit PT PAL mengatakan, janji-janji yang PT PAL berikan kepada masyarakat pemilik hak ulayat sangat menggiurkan tetapi pada kenyataannya tidak ada realisasi di lapangan.

 

“Lebih parah lagi setelah menghilangkan hutan puluhan ribu hektare, kelapa sawit sudah ditanam, belum ada manfaat dari hasil hutan yang dihilangkan itu malah ada rencana perkebunan itu akan dialihkan untuk ditangani oleh perusahaan lain, sementara masyarakat sudah lama menunggu janji-janji dalam perjanjian bersama PT PAL itu direalisasi,” ujarnya.

 

Lebih lanjut Erianus mengatakan intinya adalah kejelasan dari pihak managemen PT PAL terkait janji-janji kepada masyarakat pemilik hak ulayat. Juga retribusi atas kayu-kayu yang telah ditebang dan dibawa keluar Timika yang juga tidak pernah ada.  

 

Erianus mengatakan pihaknya menunggu waktu pertemuan bersama yang telah disepakati antara PT PAL dan pemilik hak ulayat yang difasilitasi Pemkan Mimika sehingga ada kejelasan terkait pembayaran ganti rugi lokasi perkebunan kelapa sawit termasuk janji-janji yang dituang dalam kontrak kerja sama awal. (Tim)

DPRD Kabupaten mimika, Ucapan HUT Kab.Mimika
Sekwan DPRD Kabupaten mimika, Ucapan HUT Kab.Mimika
2021 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika