Main Area

pesparawi xiii
HUT Republik Indonesia Ke 75
HUT Republik Indonesia Ke 75
HUT Republik Indonesia Ke 75

Main

Proyeksi APBD Perubahan Tetap 3,8 Triliun

Timika,TabukaNews.com  - Kepala Badan perencanaan Pembangunan daerah (Bappeda) Kabupaten Mimika Yohana Paliling mengatakan bahwa pembayaran hutang yang terjadi di APBD Induk menjadi perioritas anggaran yang dianggarkan di APBD Perubahan tahun 2020. Pasalnya di APBD Induk masih ada hutang yang belum terselesaikan.
"Salah satu perioritas di APBD Perubahan adalah pembayaran hutang yang belum terselesaikan di APBD Induk, itu kita anggarkan kembali," kaya Yohana di kantor DPRD Mimika, Rabu (9/9/20).
Yohana mengungkapkan bahwa proyeksi APBD Perubahan tahun 2020 sudah tidak bisa dinaikkan lagi yaitu tetap diangka 3,8 Triliun. Hal tersebut dikarenakan adanya pendapatan yang menurun karena pandemi Covid - 19.
"Seandainya tidak ada Covid mungkin bisa naik lagi. Karena adanya Covid pendapatan kita ada halangan-halangan kemarin," Ungkapanya.
Menurut Yohana pembahasan APBD Perubahan akan dilakukan setelah LKPJ tahun 2019 yang sedang berlangsung saat ini.
"Kita sudah siapkan karena dilanjukan secara marathon dan sekarang persiapan APBD Perubahan masuk pada harmonisasi kegiatan usulan dari OPD OPD," tuturnya.
Yohana menambahkan bahwa untuk APBD Perubahan tersebut tim anggaran memperioritaskan pelaksanaan kegiatan yang disesuaikan dengan kebijakan keuangan daerah.
"Jangan sampai kita berhutang lalu, kita tidak selesaikan itu nanti akan memberatkan kita nantinya. sementara waktunya semakin mendesak apa lagi kegiatan-kegiatan fisik yang sama sekali tidak bisa lakukan ya tidak usah dulu dan kita langsung geser ke induk 2021," ujarnya. (tim)

2020 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika