Main Area

Main

Pratu DAT Penjual Amunisi Untuk KKSB Jalani Proses Hukum

Tersangka Pratu DAT saat dibawa Anggota POMDAM dari Bandara Eduar Osok / Istimewa

 

Timika, Tabukanews.com - Diduga terlibat jual beli amunisi kepada Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata, Pratu DAT anggota Kodim1710/Mimika ditangkap oleh Tim gabungan Intel Korem 181/PVT dan Unit Intel Kodim 1802/Sorong, Minggu (4/8) lalu setelah Pratu DAT masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Pasca penangkapan, yang bersangkutan di berangkatkan ke Jayapura dengan dikawal anggota Subdenpom Timika dan satu perwira Kodim 1710/Mimika untuk proses hukum selanjutnya yang akan di tangani langsung oleh Denpom XVII/Cendrawasih.

Pratu DAT kabur dari Timika beberapa waktu lalu menggunakan jasa pelayaran tujuan Dobo dan selanjutnya ke Sorong. Dan berhasil di tangkap di Jalan Jend. A. Yani KM. 8 Melati Raya Kompleks, Distrik Sorong Manoi, Papua Barat saat berada di rumah duka.

"Yang bersangkutan ditangkap di Sorong, setelah kabur dari Timika ke Dobo, setelah itu ke Sorong," kata Kapendam XVII/Cendrawasih Letkol CPL Eko Daryanto, Selasa (6/8).

Eko Daryanto menegaskan, tindakan melanggar hukum dengan melakukan transaksi jual beli amunisi telah menimbulkan citra negatif bagi institusi TNI-AD terlebih khusus Kodam XVII/Cendrawasih, sehingga akan ada tindakan tegas kepada Pratu DAT sesuai UU darurat nomor 12 tahun 51 dengan ancaman hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara setinggi-tingginya 20 tahun. Dan juga dipecat dari keanggotaan sebagai prajurit TNI-AD.

“Tindakan oknum Pratu DAT ini telah membuat citra negatif bagi institusi TNI AD khususnya Kodam XVII/Cenderawasih," tegas Eko. (Tim).

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika