Main Area

Main

PON Didepan Mata, PRUI Pusat Gelar Rakornis di Jakarta

Ketua Harian PRUI Papua George Deda saat menghadiri Rakornis Nasional Pengurus Rugby Pusat,  Sabtu 22 hingga Minggu 23 di Jakarta/6/ Foto : Istimewa

TIMIKA,Tabukanews.com - Menjelang dihelatnya Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX tahun 2020 di Papua , salah satu cabang olahraga yang mulai mempersiapkan segala hal termasuk kesiapannya seluruh atlet dari seluruh Indonesia adalah cabang olahraga (Cabor) Rugby dengan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakornis) yang dilaksanakan di Jakarta  Sabtu (22/6) hingga Minggu (23/6).

Rakornis yang dipimpin oleh Ketua Umum Persatuan Rugby Union Indonsia (PRUI) Pusat Didik Mukriyanto,SH  didampingi Sekretaris Jendrak Duddie yang turut dihadiri oleh seluruh pengurus Rugby Propinsi se Indonesia termasuk Propinsi Papua yang diwakili oleh Ketua Harian PRUI Papua, George Deda,SE.

Rakornis dilaksanakan selama dua hari sejak Sabtu (22/6) hingga Minggu (23/6)  yang dihadiri oleh seluruh anggota resmy Rugby Indonesia dengan melahirkan beberapa keputusan dan kesepakatan diantaranya pelaksanaan PraPON akan digelar di Bali dengan merebut enam tiket lolos ke PON XX tahun 2020 mendatang di Papua.

 "Kami tim PON Provinsi Papua dibebaskan atau tidak mengikuti tahap Pra PON dan langsung mendapatkan satu tiket untuk lolos ke PON XX. Hal ini dikarenakan Papua menjadi tuan rumah pelaksanaan PON sehingga secara otomatis Papua lolos tanpa melalui tahap Pra PON," ungkap Ketua Harian Rugby Papua, George Deda saat, Minggu (23/6) malam.

Dalam Rakornis Rugby tersebut, menurut Deda juga disepakati bahwa Rugby pusat akan mempersiapkan segala hal menyangkut tehnis pertandingan salah satunya adalah tenaga Sumber Daya Manusia (SDM) dibidang wasit dan pelatih.

"Pengurus akan menggelar rencana menggelar pelatihan wasit dan pelatih dan akan mendapatkan sertivikasi pada pelaksanaan Papua Rugby Open Toournamen ke VI  di Jayapura awal Agustus dan Pra PON di  propinsi Bali mulai (24/6) Agustus 2019  mendatang,"katanya.

Tentang siapa siapa pelatih dan wasit yang akan mendapatkan sertifikasi wasit dan pelatih kata Deda, nantinya akan ditentukan oleh Pengurus Pusat PRUI Pusat.

"Pengurus Pusat PRUI yang akan menilai dan menentukan siapa siapa nantinya yang akan layak mendapatkan sertifikasi yang nantinya akan bertugas pada pelaksanaan PON XX tahun 2020 mendatang,"jelas Deda yang juga merupakan salah stau pengurus Pusat PRUI bidang Pembinaan dan Prestasi ini. (tim)

2019 TabukaNews.com | Designed by Putra Timika Informatika